DAPURPACUID – JAC Motors resmi meramaikan pasar kendaraan niaga, khususnya komersial berbasis listrik (battery electric vehicle/BEV), lewat ‘tangan’ Indomobil Group.
Dibawah perusahaan Indomobil JAC, merek asal Tiongkok langsung memperkenalkan tiga model sekaligus sebagai bagian ambisi perusahaan memasuki era baru pasar niaga ramah lingkungan di Tanah Air.
Adapun ketiga model electric commercial vehicle (EV) ini dirancang untuk menjawab tantangan logistik masa depan: Trekker T9, UrbanMover N90 dan MetroMover N35.
COO Indomobil JAC, Reggie Kurnia menyebut peluncuran ini menandai komitmen serius dalam mempercepat adopsi transportasi ‘bersih’ pada sektor industri dan distribusi Tanah Air.
“Ketiga model merepresentasikan komitmen kami untuk menghadirkan teknologi EV terbaik yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia,” tambahnya disela perkenalan di Jakarta.
“Dukungan JAC Motors dan insentif pemerintah, kami optimis dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di sektor komersial, mulai dari logistik hingga kebutuhan pertambangan dan perkebunan.”

Setiap model dirancang untuk kebutuhan spesifik, mulai dari pengiriman berat di medan sulit hingga distribusi di kota-kota, tanpa mengorbankan performa maupun efisiensi energi.
Ketiga produk dirakit di Tanah Air (CKD) melalui fasilitas produksi Indomobil di Pulo Gadung, dan dilengkapi baterai CATL berkualitas global yang tahan terhadap kondisi ekstrem.
Segmen EV Komersial Jadi Peluang Emas
Ketiga model JAC telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha mulai dari di medan berat, heavy duty, pertambangan, perkebunan, maupun jalan tol dan area perkotaan.
Menariknya, saat ini Indomobil JAC mengklaim sudah memiliki jaringan resmi yang siap beroperasi, yakni di Jakarta, Surabaya dan Balikpapan. Rencana ekspansi pun telah dicanangkan dalam tiga hingga lima tahun mendatang.
Dengan semakin banyaknya diler resmi berkat dukungan jaringan Indomobil Group, JAC akan menjamin ketersediaan yang tidak hanya produk, juga layanan purna jual dan suku cadang lengkap.

“Calon konsumen tak perlu khawatir, sparepart dan kebutuhan sudah disiapkan. Dari aftersales sudah memberikan training termasuk yang langsung ke Cina,” tutur Reggie.
Secara rinci, JAC Trekker T9 EV menyasar segmen pick up double cabin, sekaligus menjadi double cabin 4×4 pertama di Indonesia yang ditenagai full listrik.
Mobil ini dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 88,02 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak 340 km dengan kecepatan rata-rata 60 km/h dan kecepatan maksimum hingga 140 km/jam.
Trekker T9 dibekali fitur 4×4 dengan dual motor, teknologi V2L (Vehicle-to-Load) hingga 3.3 kW untuk pasokan daya eksternal, 6 airbags, serta berbagai mode berkendara (Sport, Offroad). Pengisian daya cepat DC 100 kW memungkinkan pengisian dari 20% hingga 80% hanya dalam 40 menit.
Lalu ada JAC Metromover N35 EV yang masuk di segmen Light Commercial Vehicle (LCV) dengan keunggulan lincah di perkotaan dan operasional ekonomis, sehingga ideal untuk pengiriman cepat dan logistik jarak pendek.

Pikap ini menyediakan tiga opsi kapasitas baterai, mulai dari 38,64 kWh dengan daya tempuh 180 km, 49,45 kWh memiliki jarak maksimal 230 km dan 63,75 kwh, dengan kemampuan jelajah hingga 297 km untuk satu kali pengecasan.
Keunggulannya yaitu dimensi cabin to end 3.350 mm (terpanjang di kelasnya), opsi e-PTO untuk instalasi refrigerated box, box, flat deck, 3-way flat deck, serta rangka baja model 610L setebal 5mm (38% lebih kuat dari rangka 510L).
Teknologi baterai single pack dengan battery density tinggi (159.56 Wh/Kg) dan sertifikasi IP68 menjamin ketahanan. Fitur keselamatan meliputi parking sensor, HSA, ESC, dan ABS. Pengisian daya cepat DC 60kW dapat mengisi dari 20% hingga 80% hanya dalam 45 menit.
Terakhir JAC Urbanmover N90, yang mengisi pasar light duty truck menawarkan kapasitas angkut optimal hingga 6 ton, cocok untuk distribusi perkotaan dan pengiriman kargo dalam jumlah menengah.
N90 dibekali baterai LFP berkapasitas 106,95 kWh, yang mampu melaju sejauh 344 km dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam. Tersedia dua varian yaitu Short (SWB) dan Long Wheelbase (LWB).

Versi SWB punya dimensi panjang 5.995 mm dan jarak sumbu roda 3.365 mm, sementara varian LWB memiliki panjang total 7.515 mm, serta jarak sumbu roda 4.175 mm.
N90 dilengkapi sistem pengereman udara (air brake system), opsi e-PTO (Power Take-Off) untuk aplikasi karoseri seperti refrigerated box, box flat deck, 3-way flat deck, water tank, truck compactor, dan truck garbage.
Fitur keamanannya meliputi ESC (Electronic Stability Control), HSA (Hill Start Assist), cabin tilting reminder, pretensioner seatbelt dan doorlock power off after crash. Pengisian daya cepat DC 20-80% hanya membutuhkan 48 menit.
Kebijakan garansi yang ditawarkan juga kompetitif dan mendukung kepuasan jangka panjang pengguna fleet maupun konsumen ritel, yaitu garansi baterai 8 tahun, dengan syarat densitas energi tidak turun di bawah 80%
Sementara garansi kendaraan berlaku 1 tahun dan motor listrik selama 3 tahun. Khusus pelanggan fleet, tersedia kontrak servis 5 tahun yang mencakup opsi buy-back. [dpid/TH]


