DAPURPACUID – ALVA menandai tahun ketiganya di pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia, dengan membuktikan lebih dari 2.700 ton emisi karbon berhasil ditekan.
Capaian ini tak hanya menjadi tonggak penting dalam perjalanannya, juga mengukuhkan komitmen ALVA sebagai penggerak utama transisi menuju mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.
Lewat pendekatan yang menyatukan teknologi, performa, dan gaya hidup modern, ALVA membangun ekosistem kendaraan listrik yang tak sekadar fungsional, tapi juga relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
Momentum tiga tahun ini, menurut CEO ALVA, Purbaja Pantja dijadikan sebagai penegasan visi jangka panjang: menjadi pemimpin dalam mobilitas berkelanjutan berbasis elektrifikasi.
Sekaligus menjadikan tiga tahun awal ini sebagai fondasi penting dalam perjalanan perusahaan, serta membangun ekosistem mobilitas yang ramah lingkungan.

“Kami tak hanya menjual kendaraan, tapi mengubah cara orang melihat mobilitas. Pengurangan emisi CO₂ hingga 2.766 ton, setara menanam lebih dari 127 ribu pohon dalam setahun,” tegasnya.
“Perjalanan ini baru permulaan, kami berkomitmen akan terus menghadirkan inovasi serta solusi mobilitas terbaik bagi masyarakat,” jelas Purbaja dalam siaran resmi.
Bangun Ekosistem, Bukan Sekadar Jual Produk
Selama tiga tahun terakhir, ALVA telah meraih 23 penghargaan industri dan membangun 110 konektor boost charging station di 50 titik di seluruh Indonesia.
Termasuk membuka lebih dari 10 ALVA Experience Center, serta menggandeng 48 mitra layanan purna jual yang tersebar di 23 kota besar di Tanah Air.
Menurut Purbaja, infrastruktur yang luas tersebut adalah bagian dari strategi besar ALVA dalam memudahkan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.

“Capaian ini bukan sekadar angka, tapi bukti komitmen kami direspons positif oleh pasar. Kami ingin pastikan dari pembelian hingga purna jual, pelanggan merasakan pengalaman mobilitas yang seamless,” ujarnya.
ALVA memahami bahwa adopsi EV (Electric Vehicle) di Indonesia tak bisa dilepas dari kesiapan layanan dan edukasi. Karena itu, setiap Experience Center dirancang tak hanya untuk penjualan, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan eksplorasi produk bagi konsumen.
Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-3, ALVA menggelar RidEVolution Vol. 2, sebuah kegiatan riding serentak bersama komunitas ALVA Owners Club (AOC) di lima kota besar: Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Bali.
Kegiatan ini juga disertai aksi sosial berupa santunan untuk anak-anak yatim di masing-masing kota, langkah nyata dari filosofi ALVA yang tak hanya berfokus pada inovasi, tetapi juga empati sosial.
“Tiga tahun ini baru awal. Kami akan terus berinovasi dan memperkuat ekosistem. Karena masa depan mobilitas harus cerdas, terintegrasi, dan tentu saja ramah lingkungan,” tutup Purbaja. [dpid/TH]




