Chery Kembali Puncaki Peringkat J.D. Power APEAL 2025

DAPURPACUID – Konsistensi dan inovasi membawa Chery Group menempati posisi puncak di industri otomotif global, pada Automotive Performance, Execution and Layout (APEAL) 2025.

Melalui studi yang digagas oleh J.D. Power China, Chery sukses menempati peringkat pertama sebagai merek independen terbaik, sekaligus posisi kedua di segmen kendaraan mainstream.

Capaian ini berkat raihan total skor 760 poin, jauh melampaui rata-rata industri yaitu 751 poin. Chery Tiggo 7 Plus dan Tiggo 8 Plus juga keluar sebagai pemenang di segmen Mid-size Economy SUV dan Mid-size SUV.

Hasil ini mengukuhkan dominasi Chery di pasar SUV. Lebih dari sekadar prestasi angka, kemenangan ini mencerminkan peningkatan dalam kualitas, kenyamanan dan kepuasan pengguna.

Studi APEAL 2025 melibatkan lebih dari 20.000 pemilik kendaraan baru di China yang telah mengemudikan mobil mereka selama 2 hingga 6 bulan.

Tahun ini juga menjadi momen penting karena kesenjangan skor antara kendaraan mewah dan mainstream menyempit, menandai kemajuan pesat produsen non-premium seperti Chery.

Baca juga:  DFSK Resmikan Identitas Global Baru, Perkuat Akar Bisnis di Indonesia

Prestasi Chery di ajang ini tidak datang secara tiba-tiba. Setelah tahun lalu menempati posisi kelima di segmen mainstream, tahun ini Chery melonjak ke posisi dua.

Sekaligus mempertahankan gelar No.1 di kategori merek independen selama dua tahun berturut-turut. Pasar kendaraan mewah mencatat skor 766 poin, sedangkan pasar mainstream 746 poin, dengan kesenjangan yang menyempit untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.

Head of Brand & Marketing PT Chery Sales Indonesia, Rifkie Setiawan menuturkan, hasil ini adalah bukti konsistensi Chery dalam menghadirkan produk dengan teknologi yang unggul.

Dia menambahkan, Chery siap membawa semangat dan standar global ini ke Indonesia, demi meningkatkan kepercayaan publik dalam memberikan pengalaman berkendara yang memuaskan.

“Pencapaian ini juga memberi legitimasi global terhadap kualitas kendaraan Chery,” tandas Rifkie, dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/9) lalu.

Ekspor Tiada Henti, Rekor Terus Tercetak

Dalam enam bulan pertama 2025, Chery berhasil menjual 1,26 juta unit, tumbuh 14,5% secara tahunan. Dari angka itu, 550.000 unit diekspor ke berbagai negara, atau setara dengan satu mobil Chery yang dikirim setiap 29 detik ke pasar global.

Baca juga:  Chery Bangun Keluarga Otomotif Harmonis, Bukan Sekadar Jual Mobil

Dengan catatan itu, Chery kembali memperpanjang rekornya sebagai eksportir kendaraan nomor satu di Negeri Tirai Bambu ini selama 22 tahun berturut-turut.

Bahkan, penjualan kendaraan listrik dan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) mencapai 360.000 unit, melonjak hampir 98,6 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selain APEAL, tahun lalu Chery menyapu bersih tiga studi J.D. Power: APEAL, Initial Quality Study (IQS), dan Sales Satisfaction Index (SSI), sebuah prestasi yang disebut sebagai Triple Crown.

Tahun ini, Chery kembali mempertahankan dominasi sebagai merek independen pada APEAL dan SSI. Pencapaian global Chery juga terlihat dari daftar Fortune China 500.

Di sini, Chery menempati peringkat ke-59, naik 41 posisi. Di daftar Fortune Global 500, Chery naik ke posisi 233, menandai lonjakan tercepat di antara semua produsen otomotif dunia.

Chery tak hanya fokus pada penjualan, juga pada inovasi. Melalui agenda teknologi bertajuk Night of Intelligence, Night of Hybrid dan Night of Safety, Chery memperkenalkan berbagai solusi pintar seperti AI, elektrifikasi, dan sistem keselamatan canggih.

Baca juga:  DFSK Resmikan Identitas Global Baru, Perkuat Akar Bisnis di Indonesia

Hingga kini, Chery telah mengajukan lebih dari 40.000 paten, dengan 25.000 paten telah disetujui, jadi bukti nyata keseriusan mereka dalam mendorong revolusi otomotif.

Peta Jalan ke Masa Depan

Chery saat ini telah hadir di lebih dari 120 negara, didukung oleh 10.000 jaringan penjualan dan layanan, serta melayani lebih dari 17 juta pengguna global.

Di Eropa, pasar yang terkenal ketat akan regulasi, Chery berhasil mencatatkan penjualan bulanan lebih dari 10.000 unit, menjadikannya merek baru dengan pertumbuhan tercepat.

Melihat rekam jejak dan capaian ini, Chery tak hanya sekadar kompetitor baru di pasar global, melainkan telah menjadi pemain utama yang siap mengubah lanskap industri otomotif dunia, termasuk di Indonesia. [dpid/TH]

Previous articleStrategi Hankook Tire Tekan Biaya Logistik Manufaktur
Next articleHonda UNI-ONE Siap Dijual di Jepang, Cocok Buat Lansia