GAC Indonesia Resmi Kirimkan Aion UT Batch Awal ke Konsumen

DAPURPACUID – GAC Indonesia resmi memulai pengiriman unit Aion UT kepada para konsumen, yang telah melakukan pemesanan sebelumnya di GIIAS 2025, Kamis (30/10) lalu.

Dengan dilakukannya momen Handover Ceremony batch pertama tersebut menandai fase awal pemenuhan janji GAC Indonesia terhadap konsumen yang telah memesan sebelumnya.

Dengan begitu, merek kendaraan listrik asal Tiongkok itu memberi sinyal kuat bahwa mereka serius memasuki pasar EV di Tanah Air, melalui unit produksi lokal.

Di tahap awal, unit Aion UT yang diserahkan merupakan versi CKD (Completely Knocked Down) yang telah dikembangkan sesuai masukan para pengguna di Indonesia.

Unit-unit tersebut sudah dilengkapi dengan fitur Android Auto dan ban serep berkonsep ‘space-saver’, untuk menjawab kekhawatiran para pemiliknya kelak.

Aksesori tersebut menjadi nilai tambah bagi konsumen urban yang mencari mobil listrik praktis dan relevan untuk kondisi jalan di Indonesia.

Baca juga:  GAC Bukukan 2.095 SPK di IIMS 2026, Aion UT Terlaris

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan karena antusiasme dan kepercayaan mereka selama masa tunggu.

“Kami berterima kasih atas dukungan dan kesabaran pelanggan sejak peluncuran Aion UT. Hari ini kami menepati komitmen untuk mulai pengiriman batch pertama pada Oktober 2025,” jelasnya.

Setelah batch pertama sebanyak 100 unit tersebut dilaksanakan, proses pengiriman akan berjalan di seluruh jaringan diler resmi GAC Indonesia di Tanah Air.

Adapun unit Aion UT versi CKD ini hadir dalam dua varian, yaitu Standard dan Premium, dengan harga mulai dari Rp325 juta OTR Jakarta. Untuk opsi two-tone bodi, hanya cukup tambahan Rp3.000.000.

Kisaran harga ini membuat Aion UT sangat bersaing di segmen EV hatchback, terutama untuk generasi muda, keluarga urban dan pengguna yang sedang berpindah ke kendaraan listrik.

Dalam hal jaminan purna jual, GAC Indonesia menawarkan paket garansi menarik yaitu 8 tahun atau 160.000 km untuk kendaraan, baterai dan motor listrik seumur hidup (lifetime), serta gratis perawatan selama 3 tahun atau 40.000 km.

Baca juga:  GAC Bukukan 2.095 SPK di IIMS 2026, Aion UT Terlaris

Masih ditambah lagi dengan jaringan diler dan bengkel resmi tersebar di kota-besar agar layanan servis termasuk purna jualnya mudah dijangkau.

Sebagai informasi, GAC Indonesia telah melakukan serangkaian pengujian langsung (jalan darat) bertajuk ‘AION UT Jelajah Nusantara’, dengan jarak lebih dari 2.300 km.

Adapun rute pengujian yang dilewati mencakup jalan perkotaan padat hingga tanjakan pegunungan, sebagai bukti kesiapan menghadapi kondisi jalan di Indonesia.

Disebutkan, tiap kilometer yang ditempuh menunjukkan performa stabil, sistem suspensi yang nyaman, serta kemampuan manuver yang presisi di berbagai situasi berkendara.

Desain modern dan teknologi listrik canggih yang dibenamkan membuatnya bukan sekadar kendaraan efisien dan ramah lingkungan, tapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang responsif dan menyenangkan.

Kombinasi ini menunjukkan bahwa GAC Indonesia ingin lebih dari sekadar ikut tren — mereka ingin menghadirkan produk EV bernilai untuk pasar domestik. [dpid/TH]

Previous articleIni Kelebihan Sasis Ladder Frame Mitsubishi New Pajero Sport
Next articleTristar Transindo Tegaskan Komitmen Keselamatan Pengemudi