DAPURPACUID – Tepat pada 10 Desember 2025, Changan Automobile berhasil mengukir sejarah dengan pencapaian produksi ke-30 juta kendaraan, melalui pabrik Chongqing, Cina.
Pencapaian ini jadi penanda penting perjalanan panjang Changan di industri otomotif dunia. Termasuk menjadikannya produsen mobil Cina tercepat yang mencapai tonggak tersebut.
Hasil ini kembali menegaskan posisinya sebagai raksasa otomotif global yang tak hanya besar secara volume, tapi juga matang secara kualitas dan rekam jejak pengujian.
Di sisi lain, angka tersebut bukan sekadar milestone manufaktur, melainkan bukti konsistensi engineering dan kepercayaan pasar global yang dibangun selama puluhan tahun.
Bagi Changan, skala besar tak pernah berdiri sendiri. Setiap kendaraan lahir dari satu standar kualitas global yang sama, hasil riset mendalam, pengujian berlapis dan disiplin pengembangan jangka panjang.
Jika 10 juta unit pertama diraih dalam 30 tahun, lalu fase kedua hanya membutuhkan tujuh tahun, sementara 10 juta unit berikutnya tercapai dalam waktu empat setengah tahun.

Sebagai salah satu produsen otomotif tertua di Cina, perjalanan 44 tahun Changan mampu membangun reputasinya melalui pendekatan berbasis riset dan validasi menyeluruh.
Sistem R&D Changan tersebar di enam negara dan menjadi tulang punggung pengembangan produk yang berorientasi pada keselamatan, keandalan, serta relevansi teknologi masa depan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi jangka panjang dengan mitra global, serta fokus pada peningkatan kualitas produk dan teknologi penggerak masa depan.
Keunggulan tersebut diperkuat oleh status Changan sebagai satu-satunya produsen otomotif yang didukung State Key Laboratory of Intelligent Vehicle Safety Technology.
Lewat sistem verifikasi internal CA-ITVS (Changan Automotive Intelligent Technology Validation System), setiap model diuji menempuh jarak lebih dari 5 juta kilometer dalam berbagai kondisi ekstrem.
Pengujian ini dirancang guna memastikan daya tahannya hingga 10 tahun pemakaian, atau setara 260.000 km. Standar ini mencerminkan komitmen Changan terhadap kualitas jangka panjang, bukan sekadar lolos uji laboratorium, tapi terbukti di dunia nyata.

Transformasi Menuju Otomotif Masa Depan
Ke depan, Changan tak hanya mengejar volume produksi. Menatap 2030, perusahaan memproyeksikan lebih dari 60 persen penjualan berasal dari kendaraan energi baru (NEV), sementara 30 persen kontribusi ditargetkan datang dari pasar internasional.
Strategi ini mempertegas ambisi Changan untuk menjadi merek otomotif global yang adaptif, inovatif dan relevan di tengah percepatan elektrifikasi, serta transformasi industri.
Dengan kombinasi produksi masif, sistem pengujian menyeluruh dan visi global yang terukur, Changan membuktikan bahwa predikat ‘besar’ harus selalu sejalan dengan kata ‘teruji’.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya menegaskan, produksi 30 juta kendaraan mencerminkan konsistensi pabrikan dalam menerapkan satu standarisasi kualitas global.
Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/1), setiap kendaraan dikembangkan melalui disiplin engineering dan proses pengujian jangka panjang hingga 10 tahun atau 260.000 kilometer.
“Standar inilah yang kami hadirkan secara utuh di Indonesia, sebagai wujud komitmen Changan dalam memberikan keandalan, keamanan dan kenyamanan yang dapat dipercaya dalam jangka panjang,” tutup Setiawan. [dpid/TH]

