Cepetan, Kuota Program Mudik Bareng Honda 2026 Cuma Segini!

DAPURPACUID – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggulirkan program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) untuk musim mudik tahun ini, dengan kuota ribuan konsumen.

Dengan dihadirkannya lagi program ini diyakini jadi solusi mudik aman, nyaman, serta minim risiko bagi pengguna motor Honda yang ingin merayakan lebaran di kampung halamannya.

Sejak digulirkan pertama kali pada 2008, program rutin ini dirancang untuk memfasilitasi perjalanan mudik ke kampung halaman serta arus balik pemilik motor Honda.

Untuk tahun ini, AHM menyiapkan ribuan kuota pemudik dengan fasilitas lengkap, mulai dari armada bus ber-AC, truk pengangkut sepeda motor, hingga asuransi perjalanan.

Pendaftaran sudah dibuka sejak 12 Februari hingga 11 Maret 2026. Bagi AHM, program ini jadi alternatif perjalanan jarak jauh yang lebih aman dibandingkan berkendara motor langsung ke kampung halaman.

General Manager Honda Customer Care Center AHM, Antok Yuniarso menegaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian AHM terhadap keselamatan para konsumen.

Sekaligus, lanjut Antok, merupakan upaya menghadirkan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan bebas risiko kelelahan di jalan, khususnya pengguna motor.

Baca juga:  Rindu Kampung Halaman Tanpa Lelah di Jalan, Wahana Honda Buka Pendaftaran Mudik Balik Bareng Honda 2026

“Melalui MBBH 2026, kami ingin memberi alternatif perjalanan lebih aman dan nyaman bagi konsumen, didukung armada terbaik serta layanan pendukung agar pemudik tiba di kampung halaman dengan nyaman,” imbuhnya.

Ribuan Pemudik Finis di Dua Kota

Untuk keberangkatan mudik telah disiapkan armada bus dengan titik finis di Yogyakarta dan Semarang, yang diagendakan bakal mengangkut sekitar 2.400 orang pemudik.

Rinciannya, 38 unit bus menuju Yogyakarta, dan 22 unit bus meluncur ke Semarang. Titik keberangkatan dari Jakarta menuju gedung Wana Graha Bhakti Yasa (Yogyakarta) dan Museum Ronggowarsito (Semarang).

Sementara untuk mengangkut motor konsumen, disiapkan 32 truk sebagai media pengangkut 1.200 unit, dengan dua kota tujuan yang sama yaitu Yogyakarta serta Semarang.

Pengangkutan sepeda motor peserta arus mudik dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret 2026, dari Bhanda Ghara Reksa (BGR) Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sedangkan keberangkatan para pemudik menggunakan bus akan dilaksanakan pada 14 Maret 2026, dari Kantor PT Astra Honda Motor, di Sunter, Jakarta Utara.

Baca juga:  Digiroad Rilis Emergency Pass Mudik, Towing Mobil Rp99 Ribu

Setelah Lebaran, program Balik Bareng Honda 2026 akan digelar pada 28 Maret 2026, dengan total mengantarkan kembali 800 pemudik ke Jakarta menggunakan 22 unit bus.

Keberangkatan mereka dari dua titik yaitu Semarang dan Yogyayarta. Disiapkan juga 11 truk pengangkut motor dengan jumlah 400 unit menuju Ibu kota Jakarta.

Seluruh motor yang diangkut juga dilindungi asuransi selama proses pengangkutan hingga tiba di lokasi tujuan. Setiap peserta juga mendapatkan dua kursi bus ber-AC per motor.

Termasuk asuransi perjalanan, layanan kesehatan di titik keberangkatan dan tujuan, serta paket goodie bag yang berisikan jaket, makanan dan merchandise pendukung perjalanan.

Disediakan juga area istirahat nyaman, fasilitas ibadah, konsumsi selama perjalanan, serta berbagai doorprize, termasuk dua unit motor dan hadiah menarik lainnya.

Cara Mendaftar MBBH 2026

Pendaftaran MBBH 2026 dapat dilakukan melalui berbagai kanal yang telah disiapkan, sementara pemudik bakal dikenakan biaya sebesar Rp150.000 dengan kuota terbatas.

Baca juga:  Daihatsu Berangkatkan 300 Anggota Komunitas Mudik Lebaran

Pemudik dapat mendaftar secara online melalui website resmi www.astra-honda.com dan juga melalui aplikasi Honda, yaitu WANDA, Motorku-X, dan Daya Auto.

Adapun syarat mengikuti program tersebut yaitu pengguna motor Honda dan memiliki KTP, SIM C, serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor Honda yang dimiliki.

Setiap motor dapat diikuti maksimal oleh dua orang peserta, dengan ketentuan kondisi harus standar dan prima, serta batas maksimal barang bawaan sebanyak 20 kg per motor.

Selain itu, peserta mudik juga diwajibkan menggunakan perlengkapan berkendara sesuai standar, termasuk helm berstandar SNI, mengikuti seluruh ketentuan perjalanan yang telah ditetapkan, termasuk turun di titik tujuan akhir tanpa berhenti di tengah perjalanan.

Program ini jadi opsi ideal bagi pemudik yang ingin tetap membawa motor ke kampung halaman, tanpa harus menempuh perjalanan jauh dengan risiko kelelahan di jalan. [dpid/TH]

Previous articleIsuzu Sabet TOP Brand 2026, Makin Perkasa di Segmen Niaga
Next articleTunas Pondok Bambu Sabet Juara Umum DNSC 2026!