VinFast Gaspol! 400 Limo Green Siap Kuasai Armada Komersial

DAPURPACUID – VinFast Indonesia kian agresif. Sebanyak 400 unit Limo Green disiapkan sebagai armada transportasi Indonesia, mempercepat elektrifikasi dan menekan emisi.

Langkah strategis ini ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara VinFast dengan Riline Velocity Express (RVE) dan PT Sentrik Persada Nusantara.

Nantinya, ratusan kendaraan listrik 7 penumpang tersebut akan dipasok guna memperkuat operasional armada penumpang dan penyewaan kendaraan B2B dari kedua perusahaan ini.

Dengan adanya kerja sama tersebut jelas menjadi sinyal kuat bahwa kendaraan listrik di segmen komersial kini bukan lagi sekadar wacana.

Bagi pelaku usaha transportasi, efisiensi biaya operasional dan keberlanjutan menjadi pertimbangan utama di tengah fluktuasi harga bahan bakar dan tuntutan pengurangan emisi.

Dalam kesepakatannya, VinFast akan memasok masing-masing 200 unit kepada RVE dan 200 unit kepada Sentrik. Pengiriman dilakukan bertahap mengikuti ekspansi armada kedua perusahaan, guna layanan transportasi penumpang dan operasional penyewaan kendaraan B2B.

Inisiatif ini diharapkan dapat membantu mitra dalam mempercepat elektrifikasi armada, mengendalikan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi operasional jangka panjang.

Bagi operator transportasi, efisiensi bukan hanya soal konsumsi energi, tetapi juga pengendalian downtime dan biaya perawatan.

“Kami menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam transformasi mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” kata General Manager RVE, Michael Rudolf.

Menurutnya, kualitas produk, ekosistem mobilitas hijau, visi jangka panjang, serta semangat kolaborasi yang ditunjukkan VinFast memberikan kesan yang kuat.

“Limo Green tidak hanya meningkatkan kualitas layanan melalui efisiensi operasional dan optimalisasi biaya, tetapi juga menjadi fondasi bagi kami,” imbuh Rudolf.

Senada itu, General Manager Sentrik, Gede Sastrawan mengapresiasi komitmen dan orientasi VinFast terhadap pembangunan berkelanjutan di pasar Indonesia.

Dia menegaskan, kualitas rancang bangun kendaraan yang kuat, biaya operasional rendah karena kebijakan pengisian daya gratis, garansi jangka panjang, serta program jaminan nilai jual kembali menjadi faktor utama.

“Faktor-faktor ini semakin memperkuat keyakinan kami dalam memilih Limo Green untuk mendukung rencana ekspansi dan elektrifikasi armada kami,” tambah Gede.

Sementara itu, Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, menyebut dipilihnya Limo Green oleh dua perusahaan transportasi besar jadi bukti kesesuaian model ini untuk kebutuhan operasional komersial di Indonesia.

“Kami berkomitmen terus mendukung mitra melalui produk berkualitas tinggi, kebijakan yang fleksibel, serta ekosistem layanan komprehensif guna mempercepat transisi menuju transportasi ramah lingkungan di Indonesia.”

Sebagai MPV listrik 7 penumpang, Limo Green dirancang untuk kebutuhan mobilitas intensif, didukung dimensi proporsional yaitu 4.740 x 1.872 x 1.729 mm dan wheelbase 2.840 mm.

Kendaraan ini menawarkan konfigurasi tiga baris kursi yang lapang dan nyaman untuk mendukung kebutuhan transportasi penumpang berintensitas tinggi.

Berbekal baterai Lithium Iron Phosphate (LFP), Limo Green mampu menempuh jarak hingga 450 km dalam sekali pengisian daya. Angka ini jadi nilai krusial bagi operator armada yang mengutamakan jarak tempuh optimal dengan waktu henti minimal.

Tak hanya itu, Limo Green hadir dengan harga kompetitif, skema berlangganan baterai fleksibel, fasilitas pengisian daya gratis melalui jaringan V-Green, garansi jangka panjang, program jaminan nilai jual kembali. Kombinasi tersebut menjadikan total cost of ownership lebih terukur dan kompetitif.

Ekspansi VinFast di Indonesia Kian Solid

Dalam waktu kurang dari dua tahun sejak masuk pasar nasional, VinFast telah membangun fondasi bisnis yang kuat dan terstruktur, melalui perluasan lini kendaraan listriknya di berbagai segmen.

Pabrikan asal Vietnam ini juga memulai operasional fasilitas produksi di Subang, Jawa Barat, sebagai bentuk investasi jangka panjang di industri otomotif Indonesia.

Penguatan ekosistem dilakukan melalui ekspansi jaringan diler dan layanan purnajual, pembangunan infrastruktur pengisian daya nasional dan kemitraan strategis dengan lembaga pembiayaan.

Secara bersamaan, VinFast pun terus memperluas ekosistem layanannya, termasuk pengembangan jaringan diler dan layanan purnajual secara nasional, pembangunan infrastruktur pengisian daya secara luas melalui kerja sama dengan pengembang jaringan pengisian global V-Green.

Sekaligus kemitraan strategis dengan berbagai bank dan lembaga pembiayaan untuk menghadirkan solusi kepemilikan kendaraan yang lebih optimal bagi konsumen dan mitra bisnis.

Langkah terintegrasi ini memperlihatkan strategi jangka panjang VinFast dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. [dpid/TH]

Previous articleAHASS Wahana Diskon Servis Matic, Hemat 14 Persen!
Next articleKTB Kirim Mitsubishi Fuso Fighter ke SMKN 3 Mataram!