DAPURPACUID – Setelah menempuh ratusan kilometer, menerjang kemacetan parah, hingga melibas debu jalur lintas provinsi, motor kesayangan Brosis pasti merasa “lelah”.
Euforia bertemu keluarga di kampung halaman memang sudah lewat, tapi tugas motor Brosis untuk menemani aktivitas harian kembali dimulai.
Jangan biarkan sisa-sisa “siksaan” jalur mudik merusak komponen motor secara permanen. Sebelum kembali ke rutinitas kantor atau kuliah, Wahana Honda menyarankan Brosis untuk melakukan 5 pengecekan wajib pasca-mudik ini:
1. Cek Kampas Rem: Pastikan Tidak ‘Hangus’ Pasca Macet
Selama mudik, sistem pengereman bekerja ekstra keras, terutama saat kondisi stop-and-go di kemacetan atau menahan beban di turunan tajam. Gesekan yang terus-menerus bisa membuat kampas rem menipis drastis atau bahkan mengeras (glazing).
Jangan tunda untuk melakukan pengecekan; jika pengereman mulai terasa dalam atau timbul bunyi berdecit, segera ganti kampas rem Brosis di AHASS.
2. Kondisi Ban: Periksa ‘Luka’ Akibat Jalan Berlubang
Beban berat oleh-oleh dan hantaman lubang jalanan selama perjalanan jauh bisa memicu benjolan (hamil) pada ban atau keausan yang tidak rata. Periksa apakah ada benda tajam yang menempel atau keretakan pada dinding ban.

Pastikan juga tekanan angin pada ban dikembalikan ke standar normal setelah sebelumnya mungkin Brosis naikkan untuk menampung beban mudik.
3. Ganti Oli Mesin: Buang ‘Gram’ Besi Hasil Kerja Keras
Mesin yang menyala berjam-jam dengan suhu tinggi membuat viskositas (kekentalan) oli menurun. Pelumas yang sudah encer tidak akan optimal melindungi komponen mesin dari gesekan.
Ganti oli mesin sekarang juga untuk membuang sisa kotoran besi dan memastikan mesin kembali segar untuk pemakaian harian. Jangan lupa oli gardan bagi pengguna matic agar transmisi tetap halus.
4. Refresh Area CVT: Bersihkan Debu Jalur Lintas Provinsi
Jalur mudik yang berdebu sangat mudah mengotori area CVT pada motor matic. Debu yang menumpuk di area roller dan kampas ganda bisa menyebabkan gejala gredek atau tarikan motor terasa loyo.
Pengecekan pasca perjalanan mudik sangat krusial untuk memastikan V-Belt tidak retak setelah dipaksa bekerja di suhu tinggi dalam waktu lama.

5. Cuci Detail & Cek Kelistrikan
Sisa kotoran, lumpur, bahkan air hujan yang menempel selama perjalanan mudik bisa memicu korosi atau karat jika dibiarkan. Cuci motor secara detail hingga ke area kolong.
Sambil mencuci, pastikan seluruh sistem lampu dan klakson masih berfungsi normal, serta tidak ada kabel yang terkelupas atau soket yang longgar akibat guncangan selama perjalanan jauh.
Jangan Tunggu Motor Mogok di Tengah Rutinitas!
Motor yang dirawat setelah mudik akan memiliki usia pakai yang lebih panjang dan performa yang tetap stabil. Jangan sampai produktivitas Brosis terganggu hanya karena motor mendadak rewel saat ingin berangkat kerja.
Bengkel AHASS biasanya kembali ramai pasca-Lebaran oleh para pemudik yang ingin melakukan perawatan. Biar praktis dan tidak perlu antre lama, manfaatkan fitur Booking Service di Aplikasi WANDA. Motor Brosis akan ditangani secara profesional, dan Brosis bisa kembali beraktivitas dengan tenang. [dpid/BGS]

