DAPURPACUID – Industri kendaraan komersial Indonesia kembali memanas lewat pameran business-to-business (B2B), Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026.
Menempati area baru di JIExpo Kemayoran, yaitu di Hall B, ajang ini hadir di tengah dinamika industri yang penuh tantangan. Namun sektor kendaraan komersial nasional justru menunjukkan daya tahan kuat.
Pertumbuhan yang konsisten, serta performa ekspor yang tetap positif menjadi bukti bahwa manufaktur dalam negeri mampu bersaing dengan kualitas standar global.
Untuk penyelenggaraan pada tahun ini semakin menarik dengan hadirnya pemain baru yang bakal tampil, yaitu Farizon, Ford, dan Sany. Ketiga dipastikan membawa lini komersial andalannya ke hadapan pengunjung.
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika menegaskan, pameran GIICOMVEC menjadi representasi nyata kekuatan industri otomotif Indonesia, khususnya di sektor komersial.
Menurutnya, kemampuan memproduksi kendaraan komersial yang adaptif kebutuhan berbagai sektor menjadi kunci utama, tentunya ditopang oleh teknologi terkini.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3) lalu, Putu menuturkan bahwa ketangguhan ini juga dibuktikan lewat angka ekspor yang terus menunjukkan performa positif.
“Ini menandakan kualitas produksi dalam negeri tidak hanya mampu memenuhi standar global, tapi juga efektif dalam memaksimalkan penyerapan hasil produksi nasional,” paparnya.
Sebelumnya, sejumlah merek besar telah memastikan berpartisipasi, mulai dari Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motor, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, Wuling, hingga Guangzi Auto.
Lebih dari 14 merek global bakal menghadirkan lini kendaraan terbaru lengkap dengan teknologi keselamatan modern, hingga sistem manajemen armada berbasis digital.
Kehadiran para peserta ini mempertegas posisi GIICOMVEC sebagai etalase solusi kendaraan komersial yang relevan dengan kebutuhan bisnis masa kini.
Tak hanya menampilkan produk unggulan, pameran ini juga menghadirkan pendekatan solusi menyeluruh yang efisien dan aplikatif, sesuai kebutuhan operasional bisnis saat ini.
Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty menyebut, GIICOMVEC 2026 sebagai platform strategis yang menghubungkan produsen dengan pelaku di berbagai sektor industri.

Dia menambahkan, pameran ini dirancang bukan sekadar pameran, melainkan ruang bagi para pebisnis dapat menemukan solusi nyata dalam pengelolaan armada transportasi.
“Termasuk deretan inovasi komponen mesin, suku cadang, hingga aksesoris khusus kendaraan komersial dari para peserta pameran internasional,” imbuh Anton.
“Gaikindo meyakini melalui pameran ini akan menjadi bagian penting dalam kemajuan sektor kendaraan komersial di Indonesia,” tutup Anton.
Lebih dari 35 merek industri pendukung juga turut ambil bagian, menghadirkan berbagai kebutuhan operasional seperti pelumas, ban, hingga teknologi manajemen armada terkini.
Kehadiran sektor pendukung tersebut memastikan pengunjung maupun para pengusaha dapat memperoleh solusi perawatan dan pengembangan armada secara menyeluruh dalam satu tempat.
Sebagai pameran B2B, GIICOMVEC tidak memungut biaya tiket masuk. Para pelaku industri dapat mendaftarkan diri sebagai trade visitors melalui situs resmi GIICOMVEC.
Pameran ini akan berlangsung secara eksklusif untuk pelaku bisnis pada 8–10 April 2026, dan dibuka untuk publik pada 11 April 2026. [dpid/TH]

