Ini Tips Rawat Aki Mobil ala Astra Peugeot Biar Kelistrikan Anti-Suntuk

DAPURPACUID – Pada jajaran mobil modern, khususnya lini SUV premium lansiran Peugeot, aki atau battery memegang peran yang sangat krusial.

Bukan lagi sekadar pemantik mesin saat starter, komponen ini bertugas menyuplai daya listrik ke segudang fitur elektronik canggih serta ECU (Engine Control Unit) yang menjadi otak kendaraan. Jika aki bermasalah, seluruh sistem mobil bisa ikut “pingsan”.

Idealnya, usia pakai aki mobil berkisar antara 2 hingga 3 tahun. Namun, tipe aki basah biasanya membutuhkan perhatian ekstra pada cairan elektrolitnya dibanding tipe Maintenance Free (MF). Menariknya, banyak kasus aki tekor atau soak ternyata bukan karena faktor usia, melainkan akibat kelalaian dalam perawatan dan pola pemakaian mobil yang salah.

“Aki mobil merupakan sumber utama tenaga listrik yang memungkinkan mesin dapat dihidupkan serta seluruh fitur elektronik bekerja normal. Karena itu, perawatan aki bukan sekadar rutinitas tambahan, tetapi bagian penting untuk menjaga performa dan mencegah gangguan kelistrikan,” jelas Mohan Kurniawan, Kepala Bengkel Astra Peugeot Surabaya.

Aki bekerja dengan menyimpan energi melalui reaksi kimia dan diisi ulang (charging) oleh alternator saat mesin menyala. Untuk mengetahui kondisi kesehatan aki, Anda bisa memanfaatkan voltmeter atau battery tester dengan parameter berikut:

  • Saat Mesin Mati: Aki yang prima wajib menunjukkan angka 12,6 Volt hingga 12,8 Volt. Jika menyentuh 12,4 Volt, tandanya daya aki mulai menurun. Jika berada di bawah 12 Volt, segera lakukan pemeriksaan karena aki berisiko tinggi tekor.

  • Saat Mesin Hidup: Sistem pengisian dari alternator yang normal harus berada di angka 13,7 Volt hingga 14,7 Volt. Kurang dari itu? Berarti sistem pengisian mobil Anda sedang tidak sehat.

Jurus Jitu Merawat Aki dari Astra Peugeot

Untuk menghindari drama mobil mogok akibat aki soak, berikut adalah beberapa tips perawatan mudah yang bisa Anda terapkan di rumah:

  1. Jangan Biarkan Mobil “Nganggur” Terlalu Lama Mobil yang jarang dipakai justru membuat performa aki lebih cepat merosot. Setidaknya, bawa mobil berjalan minimal 20 hingga 30 menit dalam sekali perjalanan agar alternator bisa mengisi daya secara optimal. Jika mobil terpaksa sering terparkir di garasi, nyalakan mesinnya 2 hingga 3 kali seminggu.

  2. Jaga Kebersihan Terminal Aki Periksa kutub positif dan negatif aki secara berkala. Terminal yang kotor, berkerak, atau berkarat dapat menghambat aliran listrik, yang berujung pada gejala starter mesin terasa berat.

  3. Pastikan Pengikat Aki Terpasang Kencang Guncangan berlebih saat mobil melewati jalan rusak dapat merusak struktur sel di dalam aki. Pastikan braket atau pengikat aki terpasang dengan kokoh agar posisinya selalu stabil.

  4. Waspadai Gejala Alternator Lemah Aki yang bagus tidak akan bertahan lama jika alternator (dinamo ampere) bermasalah. Waspadai gejala seperti lampu indikator gambar aki menyala di dasbor, sorot lampu utama meredup, atau aki baru yang mendadak cepat kehilangan daya.

Jika Anda merasakan gejala kelistrikan yang tidak stabil pada SUV Peugeot kesayangan, jangan ragu untuk segera menjadwalkan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi Astra Peugeot terdekat guna mendapatkan penanganan yang tepat dari mekanik bersertifikasi. [dpid/BGS]

Previous articleLebih Irit 34%, Teknologi Common Rail Isuzu Sukses Pangkas Biaya Solar Truk Logistik