GR Garage Auto2000 Bikin Geger Putaran Perdana Mandalika Festival of Speed

DAPURPACUID – GR Garage Auto2000 Racing Team langsung menunjukkan taringnya pada seri pembuka musim balap nasional 2026, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.

Tim sukses mengoleksi sejumlah kemenangan dan podium penting di ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) yang melombakan Agya One Make Race (OMR) dan Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1200.

Sejak race pertama pada Sabtu (13/6), persaingan sudah berjalan panas. Namun di tengah ketatnya duel antarpebalap, GR Garage Auto2000 Racing Team mampu tampil dominan.

Pada kelas Agya OMR Seeded, Romy Tahrizi berhasil menyentuh garis finis di posisi pertama, disusul rekan setimnya Aris Harvenda yang mengamankan posisi kedua.

Hasil ini menjadi modal berharga dalam perburuan gelar juara musim ini. Performa impresif juga ditunjukkan tim pada kelas Kejurnas ITCR 1200 Seeded-B.

Romy kembali tampil gemilang dengan meraih podium tertinggi, sementara Aris sukses menutup balapan di posisi ketiga pasca melewati pertarungan sengit sepanjang lomba.

Balapan race pertama sendiri menghadirkan drama yang membuat penonton terpaku. Sejak lampu start padam, aksi saling salip terjadi hampir di setiap lapnya.

Baca juga:  Mandalika Jadi Saksi Dominasi TGRI di ITCR 1200 Musim 2026

Ketegangan semakin memuncak ketika salah satu mobil GR Garage Auto2000 Racing Team terlibat kontak dengan rival hingga kehilangan posisinya.

Berkat ketenangan pebalap dan performa mobil yang tetap kompetitif, posisi tersebut berhasil direbut kembali menjelang finis, menciptakan salah satu momen comeback paling menarik sepanjang akhir pekan.

Dominasi tim semakin terlihat pada race kedua ajang Agya OMR. GR Garage Auto2000 Racing Team sukses menyapu bersih podium kelas Seeded, dimana Romy kembali finis pertama.

Kemudian diikuti Ferry Saputra yang mengamankan posisi kedua, serta Aris melengkapi pesta kemenangan dengan finis di urutan ketiga di kelas tersebut.

Meski kemenangan berhasil diraih, perjalanan menuju podium tidak berlangsung mudah. Beberapa insiden side-by-side hingga singgungan antar mobil sempat terjadi di lintasan.

Bahkan sejumlah pebalap harus keluar jalur akibat ketatnya persaingan di lintasan. Namun, tim tetap mampu menjaga konsistensinya hingga bendera finis dikibarkan.

Di race kedua Kejurnas ITCR 1200, GR Garage Auto2000 Racing Team menunjukkan daya saingnya. Tim berhasil menempati posisi ketiga secara overall, hanya berada di belakang pebalap pabrikan.

Baca juga:  Bukan Cuma Dealer, GR Garage Auto2000 Jadi Laboratorium Balap Mobil Performa Tinggi

Sementara di kelas Seeded-B, Romy kembali jadi yang tercepat dan mengamankan podium kedua di akhir pekan tersebut. Rangkaian hasil positif ini jadi bukti program pembinaan yang dijalankan GR Garage Auto2000 Racing Team berjalan ke arah yang tepat.

Tim yang dibentuk sebagai wadah pengembangan talenta balap sekaligus laboratorium pengujian kemampuan teknisi ini terus memanfaatkan arena kompetisi sebagai tempat mengasah kemampuan kendaraan, strategi, serta sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.

Chief Marketing Auto2000, Yagimin menegaskan, dunia balap memberikan banyak pelajaran berharga yang relevan dengan pengembangan tim maupun organisasi secara keseluruhan.

Menurutnya, pencapaian pada race perdana ini merupakan salah satu bukti keseriusan Auto2000 dalam mengembangkan kemampuan teknis melalui kompetisi balap sesungguhnya.

“Dunia balap mengajarkan banyak hal, mulai dari kejelian membaca situasi, kegigihan menghadapi tekanan, presisi dalam setiap pengambilan keputusan, hingga kemampuan mengambil keputusan cepat dan tepat,” jelasnya.

Yagimin juga memberikan apresiasinya kepada seluruh anggota tim dan para sponsor yang telah mendukung perjalanan GR Garage Auto2000 Racing Team sepanjang musim ini.

Baca juga:  Mandalika Jadi Saksi Dominasi TGRI di ITCR 1200 Musim 2026

Hal senada diungkapkan Team Manager GR Garage Auto2000 Racing Team, Antonius Irwan. Menurutnya, keberhasilan yang diraih di Mandalika merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan banyak aspek teknis di balik layar.

Dia menambahkan, pengembangan mobil balap bukan hanya soal menciptakan kendaraan tercepat. Terpenting, menemukan karakter mobil sesuai dengan gaya mengemudi masing-masing pebalap.

“Hasil ini tentu kami syukuri, namun perjalanan masih panjang karena setiap seri memiliki tantangan dan karakter sirkuit yang berbeda,” tandasnya.

Dengan torehan podium ganda dan sejumlah kemenangan pada putaran pembuka, GR Garage Auto2000 Racing Team mengirim pesan kuat kepada para rivalnya.

Tim ini tidak hanya datang untuk meramaikan persaingan, tetapi juga siap menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar juara musim 2026.

Konsistensi performa kini menjadi target berikutnya saat mereka menghadapi seri-seri selanjutnya yang dipastikan tidak kalah menantang. [dpid/TH]

Previous articleJadi Magnet Pengunjung, Intip Deretan Motor Kustom Kreatif di Modif Corner Honda JFK 2026
Next articleMotul Bikin Heboh BBQ Ride 2026, Ribuan Produk Oli Ludes!