Bukan Mobil Baru, Ini Kejutan JAECOO di Pameran GIIAS 2026

Date:

DAPURPACUID – Keikutsertaan JAECOO pada GIIAS 2026 nanti dipastikan tak hanya menjadi ajang memamerkan jajaran kendaraan elektrifikasi yang sudah dipasarkan saat ini.

Di balik persiapan menuju pameran otomotif tersebut, merek asal China ini mengaku tengah menyiapkan sesuatu lebih besar, yakni solusi teknologi yang lahir dari hasil mendengarkan langsung kebutuhan konsumen di Tanah Air.

Hal itu disampaikan oleh Head of Marketing JAECOO Indonesia, Mohamad Ilham Pratama, saat berbincang dengan awak media dalam acara JAECOO Weekend Drive 2026 di Sentul City, Bogor, Sabtu (27/6) lalu.

Menurutnya, setiap langkah yang dilakukan perusahaan saat ini tidak lagi semata-mata berorientasi pada peluncuran produk baru, tapi bagaimana menghadirkan inovasi yang benar-benar relevan dengan pola penggunaan kendaraan masyarakat Indonesia.

Ilham mengungkapkan, JAECOO telah melakukan berbagai survei terhadap konsumennya selama beberapa bulan terakhir. Dari proses itu ditemukan bahwa ekspektasi pasar kini tidak hanya berhenti pada desain atau performa kendaraan.

Konsumen justru mulai mencari teknologi yang mampu memberikan solusi dalam aktivitas berkendara sehari-hari. Karena itulah, GIIAS 2026 akan menjadi panggung bagi JAECOO untuk memperkenalkan pendekatan baru yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pengalaman menggunakan kendaraan.

Baca juga:  Pre-booking DFSK E5 Plus Resmi Dibuka, Benefitnya Tembus Rp60 Juta!

“Yang kami bawa (GIIAS 2026) nanti bukan hanya produk, tetapi juga teknologi yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh konsumen,” jelas Ilham lebih lanjut.

Meski belum bersedia mengungkap detailnya, ia memberi sinyal bahwa sebagian teknologi ini merupakan hasil pembelajaran JAECOO dari pengembangan kendaraan di China yang kemudian disesuaikan dengan karakter pasar Indonesia.

Indonesia Punya Selera Berbeda

Salah satu fakta menarik yang diungkap JAECOO berasal dari data penjualan internal mereka. Alih-alih memilih varian dasar dengan harga lebih terjangkau, lebih dari 90 persen konsumen justru membeli J5 EV Premium.

Model ini merupakan varian tertinggi J5 EV yang dibekali fitur paling lengkap. Fenomena ini menunjukkan, sebagian besar pembeli kendaraan elektrifikasi di Indonesia tidak lagi hanya mempertimbangkan harga.

Mereka lebih memperhatikan nilai yang diperoleh dari sebuah kendaraan, terutama kelengkapan fitur, kenyamanan, hingga teknologi yang mendukung aktivitas sehari-hari.

JAECOO J7 SHS-P

Ilham memaparkan, hasil survei internal perusahaan menunjukkan konsumen Indonesia cenderung memilih kendaraan yang sejak awal sudah memiliki fitur lengkap dibanding harus melakukan penambahan fitur di kemudian hari.

Baca juga:  JAECOO Tambah Diler Baru di Bandung, Bidik Pasar Jawa Barat

Temuan inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar pengembangan strategi produk JAECOO di Indonesia. Dan bagi JAECOO, kendaraan elektrifikasi kini telah memasuki fase baru.

Persaingan tak lagi sekadar bicara mengenai jarak tempuh baterai atau tenaga motor listrik, tapi bagaimana teknologi mampu memberikan pengalaman berkendara lebih nyaman dan efisien.

Karena itu, perusahaan mulai menggeser fokus dari sekadar menjual mobil menuju penyedia solusi mobilitas. Ini dinilai lebih sesuai dengan perubahan perilaku konsumen yang kini semakin akrab dengan ekosistem digital serta menginginkan kendaraan yang mampu mendukung gaya hidup modern.

Tetap Fokus di Kendaraan Listrik

Dalam kesempatan itu, Ilham menegaskan JAECOO belum memiliki rencana menghadirkan produk hybrid untuk pasar Indonesia. JAECOO memilih tetap berfokus pada Battery Electric Vehicle (BEV).

Hal ini dinilai mampu memberikan efisiensi biaya operasional yang lebih baik dibanding kendaraan berbahan bakar minyak, terutama di tengah fluktuasi harga energi global.

Baca juga:  20 Ribu J5 EV Meluncur, JAECOO Bidik Dominasi SUV NEV

“Lini model listrik masih menjadi solusi paling rasional bagi masyarakat yang ingin menekan biaya penggunaan kendaraan dalam jangka panjang,” tandasnya.

Meski belum membuka seluruh rencana yang akan dibawa ke GIIAS 2026, JAECOO memastikan seluruh lini produk mulai dari J5 EV, J7 SHS, hingga J8 SHS ARDIS, tetap akan menjadi bagian dari pameran.

Namun yang paling menarik bukanlah jajaran produknya, melainkan inovasi teknologi baru yang disebut akan menjadi pembeda dibanding kehadiran JAECOO pada tahun sebelumnya.

Strategi ini menunjukkan, JAECOO tidak ingin sekadar menambah pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Perusahaan tampaknya ingin membangun posisi sebagai merek yang menghadirkan teknologi berdasarkan kebutuhan nyata konsumen, bukan hanya mengikuti tren global.

Jika strategi itu berhasil diterjemahkan dalam produk dan layanan yang sesuai dengan karakter pasar Indonesia, bukan tidak mungkin JAECOO akan menjadi salah satu pemain yang paling menarik untuk diperhatikan di segmen kendaraan elektrifikasi dalam beberapa tahun ke depan. [dpid/TH]

Share post:

spot_img

More like this
Related

Bukan Mobil Baru, Ini Kejutan JAECOO di Pameran GIIAS 2026

DAPURPACUID - Keikutsertaan JAECOO pada GIIAS 2026 nanti dipastikan...

Honda Jabar Punya Senjata Baru di Safety Riding Nasional 2026

DAPURPACUID - PT Daya Adicipta Motora (DAM) menetapkan tiga...

Menghitung Ulang Logika Berpikir Urban: Ketika Efisiensi Menjadi Nilai Tambah Utama SUV Modern

DAPURPACUID - Dinamika kehidupan di kota-kota besar Indonesia, khususnya...

Kombinasi Cerdas Turbocharger dan Active Yaw Control di Balik Ketangguhan Mitsubishi Destinator

DAPURPACUID - Era baru mobilitas keluarga urban menuntut standar...