DAPURPACUID – Perjalanan sebuah merek otomotif tidak hanya diukur dari jumlah mobil yang berhasil dijual, tetapi juga dari kemampuannya mengikuti perubahan kebutuhan pasar.
Dalam kurun sembilan tahun berkiprah di Indonesia, Wuling Motors berhasil melewati fase itu dengan memperluas lini produk, memperkuat fasilitas produksi, hingga ikut mendorong perkembangan kendaraan listrik nasional.
Pada momen ini, Wuling memilih merayakan pencapaian tersebut dengan cara berbeda, yakni mengapresiasi perjalanan yang telah dilalui bersama konsumen dan para mitra.
Termasuk memperkenalkan produk kendaraan listrik terbarunya Aira ev, yang akan menjadi amunisi terkini di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia.
Langkah ini menjadi simbol bahwa Wuling tidak ingin berhenti pada pencapaian yang sudah diraih, tapi terus bergerak menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.

President Director Wuling Motors, Tang Wensheng mengakui perjalanan perusahaan selama sembilan tahun tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak yang menjadi bagian dari perkembangan Wuling di Indonesia.
“Melalui semangat ‘Tumbuh Bersama Sebagai Keluarga’, kami mengapresiasi seluruh keluarga besar Wuling yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan kami di Indonesia,” tuturnya di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (11/7).
Jejak Perjalanan di Tanah Air
Selama hampir satu dekade, berbagai pencapaian berhasil diraih. Wuling telah memproduksi lebih dari 200.000 unit kendaraan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.
Di sisi lain, jumlah konsumen kini telah mencapai sekitar 180.000 pelanggan. Produk-produk yang dirakit di fasilitas Cikarang juga telah dipasarkan ke berbagai negara dengan total ekspor kumulatif sekitar 10.000 unit.
Tak hanya memperluas pasar, Wuling juga mencatatkan sejumlah tonggak penting di industri otomotif nasional, diantaranya perakitan baterai kendaraan listrik.

Hal ini menjadikan Wuling sebagai produsen otomotif asal Tiongkok pertama yang melakukan perakitan baterai kendaraan listrik secara lokal di Indonesia.
Langkah ini memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan industri kendaraan listrik nasional, sekaligus meningkatkan kandungan lokal pada produk-produknya.
Perjalanan Wuling juga ditopang oleh portofolio yang semakin beragam. Untuk segmen kendaraan listrik, perusahaan telah menghadirkan Air ev, BinguoEV, hingga Cloud EV.
Di segmen kendaraan keluarga tersedia Confero, Cortez, dan Darion, sementara Alvez, Almaz, serta Eksion menyasar konsumen yang menginginkan SUV dengan berbagai karakter.
Untuk kebutuhan usaha, Wuling juga punya Mitra EV, Formo, dan Formo Max yang dirancang mendukung pelaku bisnis. Kini, lini kendaraan listrik Wuling bersiap bertambah melalui kehadiran Aira ev.
Meski spesifikasi lengkapnya belum diumumkan, Aira ev diposisikan sebagai city car listrik yang dikembangkan untuk mendukung mobilitas harian masyarakat perkotaan.

Nama Aira sendiri terinspirasi dari udara yang selalu hadir di kehidupan sehari-hari. Filosofi tersebut ingin menggambarkan kendaraan yang mudah digunakan, praktis, dan menjadi bagian dari aktivitas harian penggunanya.
Wuling juga menyebut, dalam pengembangan Aira ev turut melibatkan kreativitas generasi muda Indonesia yang menjadi bagian dari perusahaan.
Hal itu sekaligus menjadi representasi bahwa inovasi kendaraan listrik tidak hanya lahir dari teknologi, tetapi juga dari kolaborasi sumber daya manusia lokal.
Melalui slogan “Make Everyone’s Life Fun Everyday”, Aira ev dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan sekaligus mendukung gaya hidup masyarakat yang semakin akrab dengan kendaraan ramah lingkungan.
Kemunculan Aira ev menjadi langkah lanjutan Wuling dalam memperkuat lini New Energy Vehicle (NEV) yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu fokus utama perusahaan.
Wuling telah menjadwalkan kemunculan resmi perdana Aira ev pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, akhir bulan ini. [dpid/TH]


