DAPURPACUID – Sebuah video yang menampilkan SUV berkamuflase melakukan parkir ‘mandiri’ di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, mendadak menjadi perbincangan di media sosial.
Aksi kendaraan ini menarik perhatian karena mampu bermanuver sendiri hingga masuk ke ruang parkir yang sempit, tanpa terlihat adanya pengemudi yang mengendalikan setir.
Rekaman tersebut memunculkan beragam spekulasi. Banyak yang menduga kendaraan itu merupakan unit uji Jaecoo J7 SHS-P yang tengah menjalani pengembangan di Indonesia.
Spekulasi tersebut diyakini varian SUV terbaru ini telah dibekali teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP), sistem bantuan berkendara yang dirancang untuk mempermudah proses parkir secara otomatis.
Meski belum ada konfirmasi mengenai detail kendaraan dalam video itu, kemunculannya dinilai menjadi sinyal teknologi intelligent driving mulai dipersiapkan oleh JAECOO untuk pasar Indonesia.
Sejatinya, fitur SIVP tidak menggantikan peran pengemudi. Pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi sekitar serta selalu siap mengambil alih kendali mobil apabila diperlukan.
Head of Marketing JAECOO Indonesia, Mohamad Ilham Pratama mengatakan, di JAECOO kami meyakini inovasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi penggunanya.
“Dan manfaat dari pengembangan teknologi tersebut dapat digunakan dalam aktivitas berkendara sehari-hari,” tutur Ilham dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/7) lalu.
“Melalui pengembangan intelligent driving, kami terus menghadirkan teknologi yang tak hanya canggih, tapi juga relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang terus berkembang,” imbuhnya.

Dirancang Mengatasi Tantangan Parkir di Perkotaan
Tak bisa dipungkiri, kemacetan dan keterbatasan ruang parkir menjadi tantangan yang hampir setiap hari dihadapi pengguna mobil di kota-kota besar, termasuk Jakarta.
Tak sedikit pengemudi harus menghabiskan waktu hanya untuk mencari tempat parkir atau bermanuver di area yang sempit. Dan JAECOO menjawabnya lewat teknologi SIVP.
Sistem ini mengusung konsep “Come to You. Park for You”, yang memungkinkan kendaraan memarkirkan diri secara otomatis sekaligus kembali menghampiri pemilik saat dipanggil.
Teknologi tersebut memadukan fitur Smart Parking dan Smart Summon, sehingga kendaraan dapat melakukan manuver parkir dengan lebih presisi tanpa mengurangi kenyamanan pengguna.
Ilham memaparkan, pengembangan teknologi tersebut berangkat dari kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan pengalaman berkendara lebih praktis.
“Teknologi seharusnya mampu menyederhanakan aktivitas sehari-hari. Lewat SIVP, kami ingin menghadirkan pengalaman parkir lebih praktis, intuitif dan nyaman,” tambahnya.
“Sehingga pengguna dapat lebih fokus menikmati perjalanan mereka. Inilah semangat yang kami wujudkan melalui pesan ‘Come to You. Park for You.’,” tandasnya.
Sinyal Intelligent Mobility Makin Dekat
Kemunculan SUV uji tersebut dinilai menjadi indikasi bahwa teknologi berkendara berbasis kecerdasan buatan akan semakin cepat hadir di Indonesia.
Jika benar tengah melakoni pengujian lokal, maka langkah ini memperlihatkan keseriusan JAECOO dalam mempersiapkan fitur intelligent driving untuk konsumen Tanah Air.
Teknologi seperti SIVP tak hanya menawarkan kemudahan saat parkir, juga menghadirkan pengalaman berkendara lebih intuitif melalui integrasi berbagai sistem bantuan pengemudi berbasis AI.
Meski demikian, JAECOO menegaskan bahwa SIVP merupakan fitur bantuan berkendara (driver assistance), bukan teknologi yang sepenuhnya menggantikan peran manusia.
Pengemudi tetap diwajibkan memperhatikan kondisi sekitar dan harus selalu siap mengambil alih kendali kendaraan apabila diperlukan. [dpid/TH]


