660 Starter Ramaikan Sentul Drag Record, Duel Sengit Tersaji

DAPURPACUID – Antusiasme peserta Kejurnas Drag Race 2026 putaran kelima pada akhir pekan lalu tetap tinggi meski jadwal balapan sempat mengalami perubahan.

Seri ke-5 Sentul Drag Record by SIMPATI Hyper 5G berhasil mengumpulkan 660 starter di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada 19–20 September 2026 lalu.

Sejatinya, putaran tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 12–13 September, namun mengalami penundaan sebelum akhirnya digelar pada akhir pekan itu.

Jumlah ini melewati target awal penyelenggara yang berada di angka 500 starter. Para peserta datang dari berbagai daerah dan ambil bagian dalam enam kelas bracket yang dipertandingkan pada seri kali ini.

Enam kelas ini meliputi Bracket 8 Detik, Bracket 9 Detik Non Diesel, Bracket 9 Detik Diesel, Bracket 10 Detik Non Diesel, Bracket 10 Detik Diesel, serta Bracket 11 Detik.

Kepadatan peserta membuat persaingan menuju babak akhir berlangsung semakin kompetitif. Salah satu duel yang mencuri perhatian terjadi antara SEA Team Pro7 dan Speedcraft x Donuts Racing.

Kedua tim beberapa kali bertemu langsung dalam babak battle dan saling berebut posisi teratas. SEA Team Pro7 membuka catatan positif melalui Adim Prasetyo di Bracket 8 Detik.

Adim harus melewati dua dragster dari Speedcraft x Donuts Racing, yakni Deni Sobari dan Jeffi Heriyus. Pasca melalui persaingan di lintasan, Adim berhasil mengamankan posisi pertama.

Pertemuan dua tim kembali terjadi di Bracket 9 Detik Diesel. Nggoni Prayogi yang memperkuat SEA Team Pro7 berhadapan dengan Bayu Reka dari Speedcraft x Donuts Racing. Nggoni mampu menunaskan battle dengan hasil terbaik dan kembali membawa SEA Team Pro7 ke posisi juara.

SEA Team Pro7 kemudian mencatat kemenangan ketiganya melalui M. Wasrik di Bracket 11 Detik. Wasrik menghadapi Deni Sobari dalam babak battle dan berhasil mengakhiri perlombaan sebagai pemenang.

Meski SEA Team Pro7 mencatat tiga kemenangan, persaingan di Sentul tidak hanya menjadi milik dua tim tersebut. Sejumlah peserta lain juga mampu menunjukkan performa kompetitif di kelas yang berbeda.

Dedi Umar dari Kapurung 88 x Ubas Extreme berhasil menguasai Bracket 9 Detik Non Diesel. Sementara gelar Bracket 10 Detik Non Diesel menjadi milik Ardian Pradana yang membela JSSA Eba Feat FKPI Peugeot.

Hasil ini memperlihatkan ketatnya Putaran 5 Kejurnas Drag Race 2026. Dengan ratusan jumlah starter, setiap kelas menghadirkan persaingan tersendiri dan membuka peluang bagi berbagai tim untuk mencatatkan hasil terbaik.

Memasuki bagian akhir musim, hasil di tiap seri menjadi semakin penting bagi para dragster dan tim yang masih berupaya mempertahankan posisi kompetitif mereka.

Format head-to-head di babak battle ini juga membuat pertarungan antarpeserta dan tim berlangsung hingga fase akhir kompetisi menjadi menarik di lintasan Sentul. [dpid/TH]