DAPURPACUID – TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ITCR 1200 2026 dengan tambahan dua prestasi lewat Farrel Rafellyno Augusto dan Amato Rudolph.
Mengandalkan performa New Agya Stylix, keduanya berhasil menyelesaikan dua seri terakhir di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, pada 17–18 Oktober 2026 lalu.
Farrel memastikan gelar Juara Nasional kelas Non-Seeded setelah memenangi podium pertama di putaran kelima (Sabtu) dan finis kedua pada seri keenam (Minggu).
Sementara Amato mengakhiri musim sebagai runner-up Overall sekaligus Seeded A, setelah menempati posisi kedua pada seri kelima dan posisi keempat pada seri penutup.
President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama, mengapresiasi pencapaian kedua pebalap, khususnya Farrel yang berhasil jadi juara nasional pada musim debutnya bersama TGRI di usia 16 tahun.
“Kami mengapresiasi perjuangan Farrel sebagai pebalap termuda TGRI yang langsung berhasil menjadi Juara Nasional Non-Seeded di musim debutnya,” jelas Yokohama.

“Apresiasi juga kami berikan kepada Amato yang terus menunjukkan semangat dan konsistensi dalam menghadapi para pembalap senior,” imbuhnya dalam siaran resmi, Senin.
Juara Nasional di Musim Pertama
Performa Farrel berkembang sepanjang musim. Setelah finis keempat di seri pembuka, ia meraih kemenangan di seri kedua. Kemudian mengisi posisi ketiga pada seri ketiga dan kembali menjadi pemenang di seri keempat.
Hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi putaran final. Farrel menuntaskan seri kelima dengan catatan waktu 25 menit 17,939 detik dan menyelesaikan seri keenam dalam 29 menit 14,678 detik.
Konsistensi itu mengantarkan putra Fitra Eri ini ke puncak klasemen Kelas Non Seeded Kejurnas ITCR 1200 musim 2026. Farrel pun mengaku bangga debutnya ini berbuah manis.
Dia juga memberikan apresiasi kepada Toyota-Astra Motor atas kesempatan dan kepercayaannya, serta seluruh tim TGRI yang terus mendukung sepanjang musim.

“Saya juga berterima kasih kepada Amato yang terus membimbing dan berbagi pengalaman, sehingga saya dapat semakin memahami cara memaksimalkan performa New Agya Stylix di Sirkuit Mandalika,” tambahnya.
“Semoga tahun depan kami berdua dapat kembali berjuang bersama meraih hasil terbaik,” tandas Farrel lebih lanjut.
Amankan Posisi Runner-up
Di kelas Seeded A, Amato menghadapi persaingan dengan pebalap-pebalap berpengalaman. Ia membuka musim dengan naik podium ketiga dan podium kedua overall di seri ke-1 dan seri ke-2.
Persaingan yang makin ketat di seri ke-3 dan ke-4 membuat Amato harus puas bertahan di posisi lima besar. Peluang gelar Juara Nasional masih terbuka hingga putaran terakhir.
Amato mempersiapkan diri secara maksimal yang dibuktikan dengan posisi superpole babak kualifikasi. Berbekal hasil itu, Amato kembali bersaing sengit di barisan terdepan dengan para rival yang juga masih berpeluang merebut gelar Juara Nasional.

Ia mengakhiri seri kelima di posisi kedua dengan waktu 24 menit 59,426 detik. Lalu finis keempat pada seri terakhir dengan catatan 29 menit 12,466 detik.
“Musim ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya, dan saya bersyukur dapat meraih hasil yang lebih baik dibandingkan tahun lalu,” kata Amato, seraya mengapresiasi dukungan tim dan berharap dapat tampil lebih kompetitif pada musim berikutnya.
Keberhasilan di ITCR 1200 musim ini melengkapi prestasi TGRI yang sebelumnya mempertahankan gelar nasional Rally dan Sprint Rally pada 2025 dan 2026.
Toyota juga terus mendorong pembinaan pebalap melalui Agya One Make Race (OMR), yang pada tahun ketiganya diikuti 16 peserta dari 10 tim berpartisipasi.
Marketing Director TAM, Bansar Maduma, menyebut partisipasi TGRI dalam berbagai kejuaraan yang digelar bukan sekadar mengejar kemenangan semata.
“Melainkan juga menjadi sarana memperoleh masukan teknis untuk pengembangan kendaraan Toyota serta memperkuat ekosistem motorsport nasional,” pungkasnya. [dpid/TH]















