DAPURPACUID – Kebutuhan perangkat elektronik di dalam bus terus meningkat, mulai dari port USB untuk mengisi daya ponsel hingga dispenser dan sistem hiburan penumpang.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) meningkatkan kapasitas baterai pada seluruh lini Hino Big Bus, yakni RK 280, RM 280, dan AK 240.
Pembaruan ini mengubah spesifikasi baterai dari sebelumnya dua unit berkapasitas masing-masing 120 Ah menjadi dua unit 150 Ah. Implementasinya dilakukan bertahap mengikuti jadwal produksi setiap model pada September hingga Oktober 2026.
Peningkatan kapasitas ini ditujukan mendukung kebutuhan kelistrikan bus, sekaligus membantu menjaga keandalan berbagai perangkat selama bus beroperasi, baik untuk layanan pariwisata maupun angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).
Market Development Division Head HMSI, Tri Hariyanto meyakini, kebutuhan operasional bus terus mengalami perubahan, termasuk meningkatnya penggunaan beragam perangkat kelistrikan penunjang kenyamanan dan pengalaman perjalanan penumpang.

“Peningkatan kapasitas baterai merupakan bagian dari komitmen Hino menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan operasional transportasi,” tandasnya.
Tiga Pilihan Big Bus untuk Kebutuhan Berbeda
Baik Hino RK 280 maupun RM 280 sama-sama mengandalkan mesin diesel J08E-WD berkapasitas 7.684 cc dengan tenaga maksimum 276 hp dengan torsi puncak 824 Nm.
Keduanya menggunakan teknologi Variable Nozzle Turbocharger (VNT), intercooler, dan Common Rail untuk mendukung performa serta efisiensi bahan bakar.
RK 280 memiliki bobot kotor kendaraan (GVW) 15,5 ton, mesin belakang, dan transmisi enam percepatan. Sistem pengeremannya dilengkapi full air brake dengan pilihan ABS, serta exhaust brake untuk membantu pengendalian kendaraan.

Sementara RM 280 memiliki GVW 16 ton dan transmisi tujuh percepatan. Model ini menggunakan rangka space frame serta suspensi udara yang mendukung kenyamanan perjalanan jarak jauh, sehingga dapat dipertimbangkan untuk layanan antarkota maupun pariwisata premium.
Untuk kebutuhan berbeda, Hino AK 240 mengusung mesin J08E-WF berkapasitas 7.684 cc yang menghasilkan tenaga 237 hp dan torsi 716 Nm. Bus bermesin depan ini dibekali transmisi enam percepatan, sistem pengereman full air dual circuit, serta exhaust brake.
Hino menyebut pangsa pasarnya di segmen bus Indonesia mencapai 65 persen pada September 2026. Capaian ini memperkuat posisi perusahaan memenuhi kebutuhan operator transportasi penumpang nasional.
Melalui peningkatan baterai dan pilihan model dengan karakteristik berbeda, Hino berupaya mendukung operator bus yang semakin membutuhkan kendaraan andal, baik untuk perjalanan wisata maupun rute AKAP.
Pembaruan ini berfokus pada sistem kelistrikan, tanpa mengubah perbedaan karakter utama ketiga model yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan armada dan konfigurasi karoseri. [dpid/TH]















