ASLC Optimistis Dorong Penjualan Mobil Bekas Tahun ini

DAPURPACUID – Tren permintaan mobil bekas yang semakin diminati dan masih solid oleh masyarakat menjadi peluang emas bagi PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC).

Perseroan melihat kurang bergairahnya situasi ekonomi yang diikuti pelemahan daya beli masyarakat, membuat kebutuhan masyarakat akan kendaraan dengan harga lebih terjangkau menjadi lebih tinggi dibandingkan kebutuhan akan mobil baru.

Melalui lini bisnis penjualan mobil bekas Caroline.id, balai lelang JBA, serta layanan pegadaian kendaraan MotoGadai, ASLC mantap melaju menjaga momentum hingga akhir tahun ini.

Kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan justru mendorong konsumen lebih memilih kendaraan dengan harga terjangkau. Hal ini membuat mobil bekas semakin relevan dan menjadi solusi utama bagi masyarakat.

ASLC melihat potensi ini sebagai landasan untuk terus memperluas jaringan bisnis, terutama sektor ritel otomotif. Lewat Caroline.id, ASLC terus berekspansi dengan membuka showroom baru di lokasi strategis.

Baca juga:  CARSOME Bidik Jabodetabek Lewat Ekspansi Besar-Besaran

Tahun ini, dua cabang baru telah beroperasi yaitu di Cibubur dan Bandung. Showroom di Pasir Kaliki sendiri menjadi cabang keempat Caroline.id di Bandung dan telah diresmikan pada Agustus 2025.

“Rencananya kami akan membuka satu cabang lagi di akhir tahun,” ungkap Presiden Direktur ASLC, Jany Candra, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/9) lalu.

Permintaan pasar yang terus meningkat berperan besar terhadap pertumbuhan kinerja keuangan ASLC. Hingga kuartal II-2025, perusahaan membukuka lonjakan pendapatan sebesar 17,1% secara tahunan (YoY) menjadi Rp447,1 miliar.

Pertumbuhan tersebut mencatatkan laba bersih Rp21,1 miliar, dimana Caroline.id menjadi penyumbang terbesar, menyetor Rp313,4 miliar atau 70% dari total pendapatan perusahaan.

Keberhasilan ini turut ditopang strategi digitalisasi dan penguatan sistem Online-to-Offline (O2O), yang memperkuat kepercayaan konsumen melalui proses transaksi yang mudah, aman dan transparan.

Sementara itu, unit balai lelang JBA juga menunjukkan kinerja positif dengan mempertahankan posisi dominan dengan menguasai sekitar 40% dari pangsa pasar.

Baca juga:  CARSOME Bidik Jabodetabek Lewat Ekspansi Besar-Besaran

Hingga pertengahan tahun ini, JBA membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 3,3% YoY. Di sisi lain, MotoGadai sebagai unit usaha baru juga mulai menunjukkan kontribusi positif dengan membukukan pendapatan Rp3,6 miliar.

“Adanya ekosistem yang saling mendukung, kami optimistis pertumbuhan positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun,” tutup Jany. [dpid/TH]

Previous articleKalista Kembangkan SPKLU Strategis Dorong Ekosistem EV
Next articleART N’ SPEED Buka Cabang di Cimahi, Layani Area Bandung Sekitarnya