
DAPURPACUID – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menegaskan komitmennya menjaga lingkungan, lewat pelatihan pengelolaan sampah organik bagi masyarakat Jakarta Utara.
Langkah tersebut diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility pilar Hijau Bersama Daihatsu, yang fokus pada pelestarian lingkungan sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menggandeng Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, digelar sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik menggunakan komposter sebagai solusi praktis dan berkelanjutan dalam mengurangi limbah rumah tangga.
Kegiatan ini dihelat di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara dan diikuti oleh 45 peserta dari Kelurahan Papanggo dan Kelurahan Sungai Bambu, dua wilayah yang berada di sekitar area operasional ADM Sunter.
Program berjalan mulai 25 November hingga 10 Desember 2025 lalu, dengan tujuan meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh terkait pengolahan sampah organik, mulai dari pemilahan jenis sampah, cara kerja komposter, hingga praktik penerapan langsung di lingkungan tempat tinggal.

Edukasi tersebut juga menekankan pentingnya konsistensi dan peran dari masyarakat setempat, agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungannya, Daihatsu menyerahkan 40 unit komposter kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara yang diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota, Wawan Budi Rohman.
“Bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong pengelolaan sampah organik rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan,” tulis Daihatsu dalam siaran resmi, Kamis (25/12).
Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edy Mulyanto, mengapresiasi langkah Daihatsu dalam mendukung pengelolaan lingkungan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengurangan sampah.
“Pengelolaan sampah organik mampu mengubah sisa menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat bagi lingkungan,” tandas Edy lebih lanjut.
Melalui program ini, Daihatsu menempatkan keberlanjutan bukan sekadar jargon korporasi, melainkan bagian dari praktik nyata yang menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.
Edukasi, fasilitas, dan kolaborasi menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab. [dpid/TH]
