Pindad–Ashok Leyland Garap Bus Listrik & Kendaraan Militer

DAPURPACUID – Kolaborasi Indonesia–India semakin konkret lewat pengembangan bus listrik, termasuk kendaraan pertahanan untuk kebutuhan nasional yang terus berkembang.

Dibuktikan melalui penandatanganan kerja sama strategis antara perusahaan terkemuka asal India, Ashok Leyland bersama PT Pindad yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat.

Dengan adanya kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan bilateral sekaligus mendorong pengembangan teknologi otomotif dan pertahanan di dalam negeri.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini, kedua pihak sepakat melakukan pengembangan dan manufaktur untuk bus listrik, serta kendaraan pertahanan yang disesuaikan dengan kebutuhan Indonesia.

Fokus utama dari kemitraan tersebut adalah menghadirkan solusi mobilitas yang efisien, sekaligus mendukung kesiapan sistem pertahanan Nasional.

Kolaborasi ini memadukan pengalaman global bagian dari Hinduja Group dalam kendaraan komersial dan pertahanan, dengan kapabilitas rekayasa serta kekuatan produksi lokal dari PT Pindad.

Seperti diketahui, saat ini Indonesia tengah mempercepat transisinya menuju transportasi berkelanjutan melalui kendaraan listrik dan modernisasi kemampuan pertahanan.

Baca juga:  Wuling Eksion Dirilis, Diskon Segini Buat Ribuan Pemesanan

Dengan adanya MoU ini sejalan dengan dorongan nasional untuk mobilitas hemat energi, adopsi kendaraan listrik, serta produksi platform pertahanan dalam negeri.

Kerja sama ini menitikberatkan pada dua sektor utama, yaitu pengembangan bus listrik dan kendaraan pertahanan, sejalan kebutuhan Indonesia dalam memperluas penggunaan kendaraan ramah lingkungan sekaligus memperkuat industri pertahanan dalam negeri.

Indonesia sendiri tengah mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik serta meningkatkan kemandirian dalam produksi alat utama sistem pertahanan.

Presiden Operasi Internasional, Pertahanan, LCV & PSB, Ashok Leyland, Amandeep Singh mengklaim pihaknya punya rekam jejak panjang penyediaan solusi mobilitas komersial dan pertahanan di berbagai belahan dunia.

“Anak perusahaan kami, Switch Mobility, kini telah mengembangkan beragam bus listrik dengan daya saing global,” tutur Amandeep, pada keterangan tertulisnya.

“Kemitraan dengan Pindad memungkinkan kami bersama-sama mengembangkan produk yang secara khusus sesuai dengan kondisi medan, infrastruktur dan kebutuhan operasional Indonesia,” tandasnya.

Baca juga:  Green SM Update Aplikasi, Permudah Pelanggan Berkat Fitur AI

Penandatanganan MoU turut dihadiri oleh Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, bersama Amandeep Singh dan Tariq (Lord Tariq) dari Hinduja Group. [dpid/TH]

Previous articleLewat FIFAstra, FIFGroup Perkuat Dukungan HRC di MotoGP 2026
Next articleLoyalis Honda Vario Jakarta Makin Solid Lewat Kegiatan ini