Taklukkan Liku 9, MTBN Etape Bengkulu Suguhkan Titik Epik

DAPURPACUID – MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) melaju ke etape kedua dengan melakoni perjalanan di jalur menantang di wilayah Bengkulu, sembari menikmati epiknya panorama laut.

Digelar pada 25–26 April, etape ini menghadirkan kombinasi jalur teknis, hidden gems, dan kebersamaan antar biker dalam satu perjalanan dengan pemandangan Samudra Hindia.

Etape kedua MTBN jadi lanjutan eksplorasi setelah sukses digelar di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Kali ini, Bengkulu dipilih sebagai destinasi berikut dengan karakter rute yang berbeda.

Rute yang dilewati tergolong lebih teknis, berliku dan menantang bagi komunitas lokal untuk merasakan langsung performa skutik MAXi dalam berbagai kondisi jalan.

Deputy GM Sales & Operation Yamaha Main Dealer Thamrin Brothers, Wahidin menegaskan, lewat even ini jadi bentuk komitmen dalam merangkul komunitas sekaligus mengeksplorasi kekayaan alam Bumi Rafflesia.

Selain menikmati berbagai hidden gems yang ada di sana, kegiatan ini juga jadi bagian dari pembuktian teknologi MAXi Yamaha dalam mendukung perjalanan jarak jauh.

Baca juga:  MAXI Tour Boemi Nusantara 2026: Jelajah Indonesia Berkelas

“Kami berharap melalui kegiatan ini, tali silahturahmi antara para bikers MAXi Yamaha di tanah Sumatera semakin solid dan erat untuk kini dan waktu yang akan datang,” paparnya.

Eksplorasi Titik-titik Epik

Perjalanan dimulai dari halaman parkir diler Yamaha Sentral Bengkulu menuju kawasan dataran tinggi di Kepahiang, dengan total jarak yang ditempuh sekitar 128 km.

Sepanjang rute disuguhkan lanskap hijau perkebunan teh Kabawetan dan jajaran Bukit Barisan yang memanjakan mata. Tantangan utama hadir saat melintasi Liku 9.

Jalur ikonik ini dikombinasikan tikungan tajam, tanjakan dan turunan ekstrem. Trek ini jadi ajang pembuktian fitur-fitur seperti ABS, serta Traction Control System (TCS).

Termasuk rear sub-tank suspension untuk kemampuan bermanuver, hingga fitur front LED lamp with Dual Projector yang memberikan kualitas pencahayaan lebih fokus dan optimal, utamanya saat berkendara di malam hari.

Hari kedua, perjalanan berlanjut sejauh 134 km menuju pusat Kota Bengkulu. Sepanjang jalan, peserta diajak singgah di berbagai spot eksotis yang memperkaya pengalaman turing.

Baca juga:  MAXI Tour Boemi Nusantara 2026 Dimulai, Toba Jadi Etape Perdana

Beberapa destinasi unggulan yang disambangi yakni Sungai Trokon, Danau Mas Harun Bastari, hingga hamparan kebun teh Kabawetan. Perjalanan ditutup dengan menikmati panorama sunset di Pantai Sungai Suci yang langsung menghadap Samudra Hindia.

Setibanya di Rafflesia Beach Club, peserta mengikuti community gathering yang sarat nuansa budaya lokal. Acara diisi dengan Tari Sekapur Sirih, pertunjukan perkusi Dhol, serta simbol solidaritas berupa ikat kepala Besurek.

Kehadiran Kabid E-Government Kominfo Kota Bengkulu, Wiwik Rahayu S.T., M.Si, menambah kehangatan acara melalui pemberian cinderamata khas Bengkulu, seperti bunga Rafflesia dan miniatur Tabot.

Dalam kesempatan itu, Yamaha juga memperkenalkan produk terbaru dan aplikasi digital My Yamaha Motor guna mendukung pengalaman berkendara yang lebih modern.

Salah satu peserta, Didi mengungkapkan, keikutsertaan dalam kegiatan MTBN etape Bengkulu memberikan pengalaman riding yang menurutnya menyenangkan dan berkesan.

“Kombinasi tantangan medan dan keindahan alam Bengkulu menjadikan turing ini terasa lengkap, baik dari sisi performa motor maupun kebersamaan komunitas,” tandasnya.

Baca juga:  Yamaha Y-ON: Aplikasi Cerdas Satukan Semua Kebutuhan Berkendara

Kesuksesan etape Bengkulu semakin menegaskan bahwa touring bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga tentang eksplorasi destinasi, teknologi kendaraan, dan koneksi antar rider.

MTBN 2026 pun terus melanjutkan misinya menjelajah keindahan Nusantara, dari barat hingga timur Indonesia. Termasuk akhir pekan depan di Kota Bandar Lampung. [dpid/TH]

Previous articleMotul Edukasi Servis Motor Total Lewat MPS di Medan
Next articleOMODA C5 Model 2026, Siap Gantikan ‘Kursi Panas’ Chery E5 di Indonesia