Motor Brebet Saat Digas? Bisa Jadi Busi Sudah Lemah

DAPURPACUID – Tarikan motor terasa berat dan ngempos saat gas dibuka? Jangan buru-buru salahkan mesin. Bisa jadi busi mulai lemah dan bikin performa motor drop drastis.

Banyak pengendara sepeda motor menganggap busi hanyalah komponen kecil biasa. Padahal, perannya sangat vital dalam menjaga performa mesin tetap optimal saat digunakan.

Ketika kondisi busi mulai melemah, proses pembakaran di ruang mesin tidak berjalan sempurna. Akibatnya, tenaga menurun, akselerasi terasa lambat, hingga konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.

Masalah busi sering muncul tanpa disadari karena gejalanya berkembang secara perlahan. Motor masih bisa digunakan, namun performanya tidak lagi seagresif biasanya.

Jika terus dibiarkan, kondisi ini bukan hanya mengurangi kenyamanan berkendara, namun juga berpotensi memicu kerusakan pada komponen lain di dalam mesin.

Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi menuturkan, busi bekerja menghasilkan percikan listrik yang membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar.

Baca juga:  Jangan Tunggu Rusak! Ini Waktu Terbaik Servis Motor Honda Kesayangan

“Jika busi bermasalah, maka proses pembakaran tak akan berjalan optimal dan performa mesin akan langsung terpengaruh. Karena itu, penting bagi pemilik motor untuk memahami kondisi busi,” paparnya.

Kenali Gejala Bermasalah Sejak Awal

Memahami tanda-tanda busi mulai bermasalah menjadi langkah penting agar performa motor tetap terjaga. Termasuk dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada komponen-komponen lainnya.

Gejala yang muncul biasanya bisa dirasakan langsung saat berkendara. Berikut beberapa gejala umum yang kerap kali muncul:

1. Mesin Sulit Dinyalakan
Busi yang mulai melemah tidak mampu menghasilkan percikan api dengan maksimal. Akibatnya, motor menjadi susah distarter, terutama saat mesin dalam kondisi dingin.

2. Tarikan Motor Brebet dan Kurang Responsif
Saat tuas gas (throttle) dibuka, tenaga terasa tertahan dan akselerasi tidak spontan. Kondisi ini terjadi karena pembakaran bahan bakar tidak sempurna.

3. Konsumsi BBM Lebih Boros
Pembakaran yang tidak optimal membuat mesin membutuhkan bahan bakar lebih banyak untuk menghasilkan tenaga yang sama.

Baca juga:  Memahami Keuntungan Finansial Beralih ke Motor Listrik

4. Suara Mesin Kasar dan Tidak Stabil
Motor terasa pincang, bergetar lebih kuat, atau muncul suara mesin kasar saat langsam (idle), akibat proses pembakaran yang tidak konsisten.

Kapan Waktu Ideal Ganti Busi?

Penggantian busi secara berkala menjadi salah satu kunci menjaga performa motor tetap prima. Selain membuat mesin lebih responsif, langkah ini juga membantu menjaga efisiensi bahan bakar.

Pertanyaannya, kapan waktu yang ideal untuk melakukan penggantian busi? Selain mengenali gejala, mengetahui waktu penggantian busi juga menjadi penting.

Penggantian yang tepat waktu dapat mencegah penurunan performa sekaligus menjaga efisiensi bahan bakar. Berikut panduan yang dapat dijadikan acuan:

– Setiap 8.000–12.000 kilometer sesuai rekomendasi pabrikan.
– Saat elektroda mulai aus atau muncul kerak karbon tebal.
– Ketika motor mulai terasa kurang bertenaga dan boros BBM.
– Meski jarak tempuh belum tercapai, busi yang digunakan lebih dari satu tahun tetap disarankan untuk diganti.

Baca juga:  Tarikan Berat dan Boros BBM? Mungkin Ini Akibat Salah Pilih Pelumas Motor

Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta-Tangerang, Wahana mengingatkan pentingnya penggantian busi secara rutin demi menjaga performa kendaraan tetap maksimal.

“Penggantian busi baiknya dilakukan di AHASS agar sesuai standar pabrikan. Termasuk kualitas pengerjaan oleh mekanik tersertifikasi, penggunaan suku cadang asli, dan perawatan standar pabrik yang menjaga garansi motor Anda,” tutup Wahyu.

Untuk kemudahannya, konsumen bisa memanfaatkan aplikasi WANDA untuk melakukan booking servis tanpa perlu antre. Lewat aplikasi ini, pengguna bisa menentukan jadwal servis, memperoleh pengingat perawatan berkala, hingga memantau informasi kendaraan dengan lebih praktis.

Perawatan sederhana seperti mengganti busi tepat waktu terbukti mampu menjaga motor tetap bertenaga, irit bahan bakar, dan nyaman digunakan untuk aktivitas harian. [dpid/TH]

Previous articleTuring Jauh Makin Aman, Servis di Beres Yamaha Jadi Kunci
Next articleTOP 1 x GarudaMiles: Servis Mobil Kini Dapat Poin Terbang