Ofero Siapkan Motor Listrik ‘UMKM’, Produksi Makin Dikebut

DAPURPACUID – PT Ofero Technology Indonesia mengoperasikan fasilitas perakitan terbaru di Semarang, Jawa Tengah, guna menjawab persaingan industri elektrifikasi yang ketat.

Hadirnya fasilitas ini guna memperkuat fondasi produksi lini produk Ofero, baik yang telah dirilis maupun segera meluncur, agar mampu memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.

Tak hanya itu, bersamaan dengan momentum tersebut, Ofero Indonesia juga memperlihatkan empat produk elektrifikasinya sekaligus ke hadapan undangan yang hadir.

Strategi ganda ini menjadi sinyal bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih matang di Indonesia.

Sales Manager Ofero Indonesia, Super Wang menuturkan, keberagaman produk jadi salah satu kunci untuk memperluas adopsi kendaraan listrik di Indonesia yang memiliki karakter konsumen sangat beragam.

Pihaknya berkomitmen ingin terus menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya inovatif, tetapi juga lebih lengkap serta mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Oleh karena itu, lanjut dia, melalui peluncuran produk baru dan fasilitas perakitan Semarang ini menjadi langkah penting bagi perjalanan Ofero di Indonesia.

“Komitmen Ofero untuk pasar Indonesia juga akan terus dikembangkan untuk kebutuhan masyarakat melalui berbagai pendekatan,” imbuh Wang pada siaran resminya.

“Ofero akan terus menghadirkan lini kendaraan elektrifikasi berkualitas lewat perakitan yang fokus sepenuhnya pada kualitas, didukung diler solid dan layanan after-sales yang kian komprehensif,” tandasnya.

Baca juga:  HCS Ultima Bikin Charging Mobil Listrik Lebih Praktis

Hadirkan Produk Sepeda Listrik Terbaru

Bersamaan dengan peluncuran tersebut, Ofero Indonesia juga memperkenalkan dua model sepeda listrik terbaru yang sudah resmi hadir di pasar, yaitu Ledo 5 dan Galaxy 6.

Keduanya dirancang guna menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat urban dengan desain modern, fitur fungsional, serta harga yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Selain itu, Ofero juga memperkenalkan dua produk yang akan segera hadir tahun ini, yaitu Monster, sepeda listrik bergaya neo-retro dan satu motor listrik bernama Carria 1.

Kehadiran keduanya jadi bagian ekspansi lini produk untuk menjangkau segmen pengguna lebih luas, mulai dari kebutuhan lifestyle hingga kendaraan operasional dan pendukung aktivitas usaha.

Tidak hanya menambah pilihan produk, Ofero juga melihat bahwa keterjangkauan menjadi faktor penting dalam mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

Karena itu, Ledo 5 dipasarkan dengan banderol Rp3.999.000 untuk area Pulau Jawa, sementara Galaxy 6 tersedia dalam dua pilihan baterai seharga Rp5.299.000 dan Rp5.999.000.

Strategi harga tersebut menunjukkan upaya Ofero untuk menempatkan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi yang realistis bagi masyarakat perkotaan.

Secara karakter, Ledo 5 dirancang mengutamakan efisiensi dan kemudahan penggunaan harian. Sedangkan Galaxy 6 tampil dengan pendekatan berbeda melalui desain futuristis, yang menyasar generasi muda dan pengguna yang mengutamakan gaya.

Di sisi lain, Ofero juga menyiapkan langkah ekspansi melalui dua produk baru yang akan segera hadir. Monster diposisikan sebagai model flagship dengan desain neo-retro yang menggabungkan unsur klasik dan teknologi modern.

Baca juga:  HCS Ultima Bikin Charging Mobil Listrik Lebih Praktis

Kehadiran model tersebut menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik kini tidak hanya berbicara soal fungsi, tetapi juga identitas dan gaya hidup.

Sementara Carria 1 menyasar sektor produktif. Motor listrik ini dikembangkan untuk kebutuhan operasional usaha, distribusi ringan, hingga pelaku UMKM yang membutuhkan kendaraan multifungsi dengan biaya operasional lebih efisien.

Pabrik Perakitan Jadi Strategi Besar

Namun peluncuran produk hanyalah satu bagian dari strategi besar yang sedang dijalankan Ofero. Perusahaan meresmikan fasilitas perakitan terbaru di Kawasan Industri Candi, Semarang.

Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas produksi sekaligus mempercepat distribusi ke jaringan dealer di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan kemampuan produksi hingga 2.000 unit per hari, fasilitas ini menjadi salah satu aset penting bagi Ofero dalam menghadapi pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, fasilitas ini juga diproyeksikan mendukung aktivitas ekspor ke sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Filipina dan Thailand.

Langkah ini menunjukkan, Indonesia mulai memiliki peran yang semakin penting dalam rantai pasok industri kendaraan listrik regional. Ekspansi produksi yang dilakukan Ofero mencerminkan optimisme terhadap perkembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Baca juga:  HCS Ultima Bikin Charging Mobil Listrik Lebih Praktis

Dalam beberapa tahun terakhir, dukungan pemerintah, meningkatnya kesadaran lingkungan, dan kebutuhan akan transportasi yang lebih efisien telah menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor ini.

Karena itu, perusahaan menilai membangun fasilitas produksi lokal jadi langkah penting untuk menjaga ketersediaan produk sekaligus meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

Brand Department Ofero Indonesia, Auditya Gunawan mengatakan, lewat momen ini Ofero ingin menunjukkan bahwa kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren masa depan.

“Kami percaya kombinasi antara inovasi produk dengan varian tipe dan harga yang lebih lengkap, dan pengembangan ekosistem produksi di Indonesia akan menjadi pondasi penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik secara lebih luas,” pungkasnya.

Melalui kombinasi ekspansi produk dan peningkatan kapasitas produksi, Ofero berupaya mengambil posisi yang lebih kuat di pasar kendaraan listrik nasional.

Tak hanya menghadirkan pilihan kendaraan yang makin beragam, perusahaan juga ingin memastikan transisi menuju mobilitas berbasis listrik dapat diakses lebih banyak lapisan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi gambaran bahwa perkembangan industri kendaraan listrik Indonesia kini tidak lagi berada pada tahap perkenalan.

Melainkan mulai bergerak menuju fase pertumbuhan yang lebih serius dengan dukungan investasi, produksi lokal, serta inovasi produk yang semakin luas. [dpid/TH]

Previous articleLacak Pesanan Pembelian Motor & Spare Part Honda Kini Bisa di Aplikasi WANDA