Honda Brio Masih Teratas, Honda New CR-V Mulai Tuai SPK

DAPURPACU – PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat penyegaran pada CR-V cukup membuat penjualannya terdongkrak hingga akhir Februari lalu. Total yang diraih mencapai 683 unit, naik 21% dibanding bulan sebelumnya.

Sejak diluncurkan hingga saat ini, jumlah pemesanan untuk CR-V baru tersebut sudah mencapai 1.120 unit. Sebagai informasi, pada 18 Februari lalu, HPM telah memperkenalkan tampilan terbaru medium SUV itu.

Ubahannya nampak pada eksterior dan interior, dengan sejumlah fitur baru yang disematkan seperti Honda Sensing, Remote Engine Start, dan Hands-Free Access Power Tailgate.

Sementara kontributor terbesar penjualan Honda pada bulan lalu masih dipegang oleh Brio, yang mampu menorehkan angka sebanyak 3.361 unit, atau 56% dari total jualan.

Sepanjang Februari lalu, Brio Satya mencatatkan penjualan sebesar 2.665 unit, memimpin segmen LCGC dengan pangsa pasar sebesar 28%. Sedangkan Brio RS membukukan penjualan sebanyak 696 unit, juga menjadi pemimpin pasar di segmen City Car dengan pangsa pasar sebesar 75%.

Baca juga:  24 Gelar Nasional Belum Cukup, Honda Racing Indonesia Siapkan Langkah Baru

Selain itu, model lain yang memberikan kontribusi signifikan adalah Honda HR-V 1.5 L yang terjual sebanyak 686 unit, dengan pangsa pasar sebesar 15% di kelasnya.

Diikuti Honda Jazz dengan penjualan sebanyak 606 unit dan menjadi market leader di segmen hatchback dengan pangsa pasar sebesar 38%. Berlanjut ke Mobilio yang mampu terjual 290 unit.

Kemudian Honda HR-V 1.8 L sebanyak 162 unit, Honda BR-V sebesar 90 unit, Honda Civic Hatchback terjual 73 unit, dan Honda Odyssey membukukan penjualan 3 unit.

Pada segmen sedan, Civic Sedan meraih penjualan sebesar 33 unit, memimpin pangsa pasar sebesar 51%. Lalu diikuti dengan City Sedan sebanyak 18 unit, serta Honda Accord sebanyak 13 unit.

Secara total, Honda telah berhasil mencatatkan penjualannya sebanyak 6.018 unit secara retail sepanjang bulan Februari 2021.

Business Innovation and Marketing & Sales Director HPM, Yusak Billy mengatakan, secara umum penjualan Honda pada bulan lalu sedikit turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca juga:  24 Gelar Nasional Belum Cukup, Honda Racing Indonesia Siapkan Langkah Baru

Hal itu diakuinya karena sebagian konsumen menunda pembelian untuk menunggu pemberlakuan relaksasi pajak di awal Maret. Ditambah dengan penyegaran Honda CR-V yang langsung direspo positif.

“Kami optimis penjualan di Maret akan meningkat karena didukung pemberlakuan relaksasi pajak PPnBM dan model-model baru Honda yang telah menunjukkan trend booking yang sangat baik,” pungkas Billy. [dp/MTH]

Previous articleSuzuki Finance Gratiskan Angsuran Tiap Beli All New Ertiga dan XL7
Next articleRelaksasi PPnBM, Segini Penjualan Mitsubishi Xpander di Februari