DAPURPACU – Penjualan dua perusahaan besar PSA Group dan Fiat Chrsyler, yang kini berada di bawah payung grup Stellantis, diklaim meraih pencapaian positif di kuartal pertama 2021 ini.
Pada periode itu, penjualan merek-merek seperti Peugeot, Citroen, DS, Opel Vauxhall, Fiat, Chrysler, dan lainnya berhasil mencapai 1,567 juta unit di seluruh dunia.
Richard Palmer, Stellantis CFO mengatakan, sejak Stellantis efektif per Januari 2021 mampu mencatatkan pendapatan yang kuat dari berbagai portofolio brand yang sangat beragam.

“Pada kuartal pertama semenjak merger, jumlah penjualan, harga produk yang positif dan peningkatan diversivikasi produk membantu pencapaian ini walaupun sedang terjadi krisis chip semiconduktor secara global,” tambah Palmer, dalam siaran resminya.
Peningkatan pengiriman unit, lanjut dia, mengalami peningkatan hingga 11% dibanding gabungan penjualan antara PSA Group dan FCA pada tahun sebelumnya yaitu 1,417 juta unit.
Sementara dari sisi pendapatan juga meningkat sebesar Rp641 triliun (36,999 juta euro), melonjak 14% dibandingkan periode yang sama di 2020 sebanyak Rp562 triliun (32,397 juta euro).

“Lonjakan penjualan dan pendapatan yang dicapai Stellantis ini karena hampir di tiap region terjadi lonjakan permintaan dari konsumen. Peningkatan tertinggi terjadi di kawasan Amerika Selatan sebesar 49%,” tulis Peugeot dalam siaran resminya.
Kemudian disusul wilayah China, India, dan Asia Pasifik sebesar 45%, serta di wilayah Afrika Selatan dan Timur Tengah yang mengalami peningkatan sebesar 32%.
Dalam rilis itu disebutkan, peningkatan ini menjadi bukti keseriusan Stellantis sebagai salah satu grup otomotif terbesar di dunia untuk kian menyempurnakan produknya dan menguasai pasar otomotif global.
Hal ini terlihat dari keseriusan Stellantis menggarap produk brand Peugeot, yang dimulai dengan pembaharuan identitas brand dan diluncurkannya produk ikonik terbaru Peugeot 308 secara global. [dp/MTH]

