DAPURPACU – Mengantisipasi arus balik Lebaran, Korps Lalu Lintas (Korlantas) telah menyiapkan 109 check point atau penyekatan di siapkan di seluruh wilayah Indonesia.
Seperti dilansir dari NTMC Polri, hal ini untuk memastikan para pemudik yang kembali dari kampung halaman membawa surat Swab antigen atau PCR Swab sebelum memasuki ibu kota DKI Jakarta.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono jumlah penyekatan tersebut merupakan kolaborasi antara Polri dan Satgas Covid-19 di wilayah, di mana pada arus mudik lalu ada 25 check point yang ditempatkan di tol maupun arteri.

“Kemudian jajaran satgas wilayah membangun 85 titik. Jadi jumlahnya 109 titik check point untuk kita lakukan random cek antigen,” ucap Istiono di Gadog, Puncak, Jawa Barat, Jumat (14/5).
Kakorlantas memprediksi sekitar 1,5 juta pemudik yang diperkirakan balik ke Jakarta. Jumlah itu terdiri dari 1,2 juta dari arah Bali maupun Jawa dan 300 ribu dari arah Sumatera.
“Jumlah itu terdata baik sebelum puasa, puasa atau sampai Lebaran ini. Oleh karena itu kita harus kelola pergerakan (arus balik) tersebut,” tambahnya.
Lebih lanjut Istiono menuturkan bahwa pihaknya lebih menitikberatkan pada pergerakan arus balik dari Pulau Sumatera menuju wilayah Jabodetabek. Kondisi disebabkan angkat kasus Covid-19 di Sumatera cenderung naik dalam beberapa hari terakhir sedangkan ketersediaan ruang isolasi makin menipis.

“Mulai hari ini, Sabtu (15/5) akan terjadi pergeseran, pergerakan kendaraan yang dari Jawa menuju Jakarta. Pemerintah telah melakukan langkah-langkah kebijakan yaitu untuk mengantisipasi pergerakan Ini akan dilakukan random test antigen dari Bali, Jawa menuju Jakarta,” jelas lagi.
“Kemudian Sumatera menuju Jakarta harus lebih ketat sebab indikator persediaan tempat tidur RS di wilayah ini meningkat menurut data Satgas Covid yaitu di atas 56%. Oleh karena itu Sumatera menjadi perhatian,” tutur Kakorlantas.
Untuk itu, Korlantas bersama instansi terkait dan Satgas Covid-19 akan menggelar posko untuk swab antigen secara acak dan gratis, yang ditempatkan di Lampung dan Bakauheni sebagai check point.
“Jadi tidak ada yang lolos satupun untuk pemeriksaan Swab antigen. Jadi wajib dilaksanakan sebelum pergerakan orang/barang dari Sumatera atau Jawa harus dilengkapi (Swab antigen),” pungkasnya. [dp/MTH]


