DAPURPACU – Bagaimana pun, kondisi kendaraan di masa sekarang ini tetap harus mendapat perhatian, agar saat digunakan kembali tetap prima seiring aktivitas kantoran dimulai.
Anda bisa kok melakukan sendiri tanpa harus memboyongnya ke bengkel resmi atau langganan, untuk beberapa komponen diluar yang tergolong teknis.
“Pada kondisi pandemi saat ini, aktivitas di luar rumah sudah menjadi terbatas, sehingga mobil akan menjadi lebih sering terparkir di rumah. Meskipun demikian, kondisi mobil juga harus tetap terjaga agar performa kendaraan tetap prima,” sebut Honda Prospect Motor dalam siaran resminya.
Berikut ini merupakan komponen-komponen yang harus diperhatikan saat melakukan perawatan sendiri di rumah:
Radiator
Radiator menjadi hal utama yang harus diperhatikan saat melakukan pemeriksaan kendaraan. Air radiator pada mobil harus dipastikan selalu dalam kondisi penuh sampai batas level.

Air radiator berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tetap optimal dan mencegah terjadinya overheat. Selain itu, periksa bagian selang radiator dan selang penghubung ke reservoir.
Pastikan juga selang-selang tersebut dalam kondisi tidak ada retak dan menggelembung, terlebih sudah getas. Bila ada indikasi itu segera diganti.
Oli Mesin
Oli mesin juga menjadi salah satu komponen yang harus secara rutin dilakukan penggantian secara berkala, karena berfungsi untuk meringankan kinerja mesin mobil, dengan memberi pelumasan yang cukup untuk mengurangi gaya gesek antar komponen.
Untuk mengecek kondisi oli, keluarkan stik oli (dipstick) dari wadahnya dan periksa level ketinggian oli di ujung stik. Pastikan oli mesin berada diantara batas low dan high, dan juga perhatikan warnanya.

Oli mesin yang masih bagus memiliki warna kecoklatan, sedangkan oli yang sudah lama digunakan cenderung berwarna agak hitam pekat. Penggantian harus dipastikan untuk secara rutin dilakukan sesuai dengan jadwal perawatan berkala yang terdapat pada buku petunjuk kendaraan.
Ban
Keempat ban mobil juga harus dipastikan kondisinya. Pastikan bahwa permukaannya tidak gundul dan tidak ada tekstur yang retak atau pun benjol. Tread Wear Indicator (TWI) berupa garis pembatas yang ada di sela-sela ulir ban pun juga harus diperhatikan.
Apabila permukaan ban sudah sejajar ketebalannya dengan garis TWI, berarti ban sudah menipis dan harus dilakukan penggantian.

Selain itu, tekanan angin juga harus sering untuk diperiksa agar sesuai dengan standar tekanan angin ban, yang dapat dicek pada sisi bagian dalam pintu pengemudi.
Wiper
Selanjutnya adalah pemeriksaan kondisi wiper, baik di depan maupun belakang. Pemilik mobil dapat memastikan permukaan karet wiper dalam kondisi tidak retak, sobek dan masih mampu membersihkan kaca mobil secara optimal.
Tak kalah penting adalah tabung air wiper di dalam kap mesin juga dapat diisi dengan cairan khusus pembersih wiper. Kondisi wiper yang baik dapat membuat pengendara merasa nyaman dan aman untuk berkendara dalam cuaca apapun. [dp/MTH]

