Jangan Asal Tentukan Titik Tumpu Dongkrak, Fatal Akibatnya

DAPURPACU – Ban kempis atau se-naasnya pecah karena menginjak sesuatu kerap kali terjadi saat Anda menempuh perjalanan. Untuk mengantisipasi jika kondisi itu terjadi, upayakan agar dongkrak dan tentunya ban cadangan terus ada di kabin.

Ada hal yang perlu ditekankan saat ingin mengangkat bodi mobil menggunakan dongkrak agar tidak berakibat fatal ketika melakukannya.

Hal ini jangan dianggap mudah untuk menghindari kondisi kendaraan meluncur saat didongkrak karena salah posisi dongkrak saat kendaraan di angkat.

Agar tidak salah saat mendongkrak mobil terutama dalam keadaan darurat seperti harus mengganti ban saat berada di perjalanan, berikut tips ringan yang dapat dilakukan.

Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak, mengatakan hal pertama yang harus dilakukan adalah memarkir kendaraan pada area yang datar dan keras.

Perhatikan titik tumpu untuk penempatan dongkrak sesuai buku manual.

“Kemudian posisikan dongkrak mobil pada titik yang telah ditentukan seperti dijabarkan di dalam manual book,” tutur Rafi’i, dalam siaran resminya, Selasa (18/5).

Menurutnya, konstruksi sasis mobil umumnya menggunakan tipe monocoque seperti lini model Peugeot, di mana pabrikan sudah menentukan 4 titik sebagai tumpuan dongkrak yang aman pada sasis.

Selain itu di mobil pabrikan asal Prancis ini biasanya terdapat stiker larangan area komponen yang tidak disarankan sebagai titik tumpu ketika mendongkrak, misalnya di area rumah as gardan belakang.

Untuk mobil yang memiliki titik tumpu pada rocker panel bodi, biasanya terletak pada bagian samping di bawah side skirt. Titik tumpu ini juga diberikan sebuah tanda khusus guna mudah ditemukan.

Mengenai posisi pasti apabila ingin mendongkrak roda bagian depan, biasanya letak titik tumpu ada di belakang ban depan. Sebaliknya untuk ban belakang, letak titik tumpu ini biasanya terdapat pada depan ban belakang.

Jenis mobil yang menggunakan titik tumpu rocker panel bodi biasanya ada di tipe sedan, city car, hatchback, low MPV, dan low SUV. Lalu untuk titik tumpu mobil-mobil SUV, khususnya SUV dengan sasis ladder frame.

“Makanya saat dongkrak bagian depan disarankan andalkan tulang sasis paling kuat atau gardan roda sebagai titik tumpunya. Sementara untuk roda belakang disarankan menggunakan axle roda belakang sebagai titik tumpunya,” tambah Rafi’i.

Menentukan titik tumpu pada bagian ini memang jauh lebih sulit dibandingkan pada rocker panel bodi. Oleh karena itu, pemilik mobil harus lebih hati-hati dan lebih cermat dalam menentukan titik tumpu.

Dan jika titik tumpu sudah ditentukan, ban yang tidak terangkat mesti diganjal agar mobil tidak bergerak. Pastikan juga mobil dalam posisi terdongkrak jangan terlalu lama.

Hal ini dikhawatirkan kekuatan dongkrak tidak memadai apabila digunakan terlalu lama untuk menahan atau menggantung mobil. [dp/MTH]

Previous articleGrup Astra Dukung Vaksinasi COVID-19 Gotong Royong Untuk Pekerja
Next articleBegini Tips Turing Nyaman A la Jisel Untuk Kaum Hawa