DAPURPACU – Bagi Anda pemilik sepeda motor jenis sport tetap harus dijaga ‘kesehatannya’ selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Di kala senggang inilah menjadi waktu yang tepat untuk lebih memperhatikan komponen-komponennya, meski umumnya motor tipe ini kerap kali jarang digunakan untuk aktivitas harian.
“Perawatan motor sangat penting dilakukan, termasuk kategori motor sport,” kata Manager Service CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Riyadi Prihantono.
“Konsumen wajib mengetahui berbagai komponen yang perlu diperhatikan dan memahami cara pengecekannya,” tambah dia, melalui keterangan resminya.
Riyadi coba membeberkan panduan yang dapat diterapkan pemilik sepeda motor sport untuk pengencekan. Berikut Komponen-komponennya:

1. Bahan bakar
Periksa saluran bahan bakar. Jika ada kebocoran tangki bahan bakar, cek saluran selang apakah ada sumbatan, retak atau rusak. Untuk pengecekan bisa dengan penciuman.
Jika ada kebocoran, cek posisinya berasal dari mana dan upayakan untuk hindari dari percikan api.
2. Oli mesin
Periksa ketinggian oli mesin menggunakan stik oli dan periksa jika ada kebocoran oli di sekitar mesin. Dan biasakan mengganti oli secara rutin setiap 3.000 km di bengkel resmi.
3. Cairan pendingin (air radiator)
Periksa juga ketinggian cairan pendingin di dalam reservoir. Jika kurang dapat ditambahkan, serta periksa jika ada kebocoran sistem pendingin.
4. Sistem pengereman
Periksa ketinggian level minyak rem melalui indikator pada master rem, serta ketebalan kampas rem depan dan belakang melalui indikator keausan kampas rem.
Bersihkan kampas rem dari oli, pelumas, serbuk kampas rem pada permukaan rem dan komponen sekitarnya.
5. Kopling dan pemindah gigi
Periksa gerak bebas tuas kopling dan setel jika diperlukan. Pastikan perpindahan gigi dapat bergerak dengan normal dan setel jika diperlukan.
6. Rantai
Bersihkan dan lumasi rantai dengan pelumas rantai yang disarankan. Periksa juga kekencangan rantai. Jika perlu setel di bengkel resmi.
7. Kondisi ban
Cek kondisi tekanan ban dan alur ban agar berkendara lebih nyaman dan aman. Tekanan normal ban depan adalah 200 kPa/ 29 psi dan ban belakang 225 kPa/33 psi.

8. Periksa kondisi battery/aki
Cara paling mudah dengan cek fungsi starting dan klakson jika masih berfungsi. Artinya aki dalam kondisi OK. Jika Anda memiliki multitester, maka kondisi yang baik memiliki tegangan >12.4 volt.
Jika hasil ukur di bawah angka tersebut, lakukan pengisian ulang atau pun di recharge kembali.
9. Bersihkan motor dan lumasi
Jika motor terparkir selalu di ruang terbuka, bersihkan motor dari debu dan kotoran lainnya secara rutin. Atau setelah motor terkena hujan baiknya motor dicuci untuk menghindari karat pada komponen sepeda motor.
Setelah itu lumasi lubang kunci, tutup tangki, handle grip kiri kanan dan bagian lainnya.
Pengecekan sejumlah bagian penting dari sepeda motor yang dapat dilakukan sendiri itu turut membantu jika ditemukan ada kendala yang harus diantisipasi. [dp/MTH]

