Isuzu Traga Blind Van Meluncur, Begini Keunggulannya

DAPURPACU – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) resmi meluncurkan varian baru Traga Blind Van, untuk melengkapi tipe pikap yang sudah diperkenalkan sejak April 2018.

Kehadiran model ini untuk menjawab kebutuhan konsumen khususnya pelaku jasa pengiriman barang, khususnya industri retail. Traga Blind Van diklaim mampu menjelajah di berbagai kondisi jalan.

Marketing Division Head IAMI, Attias Asril menuturkan bahwa kebiasaan masyarakat untuk berbelanja online makin meningkat di masa pandemi, yang sudah berlangsung sejak tahun lalu.

Attias mengakui, dari kondisi tersebut, kecepatan pengiriman menjadi salah satu poin penting bagi para pelanggan dalam memilih jasa pengiriman.

“Sebagai pengusaha jasa pengiriman barang tentu memperhatikan kecepatan pelayanannya tersebut,” jelas Attias, disela temu dengan media, Kamis (21/10) lalu.

Namun, Attias mengakui, adanya pembatasan jalan di dalam kota seperti pembatasan jalur yang dapat dilalui truk, hingga batas tinggi kendaraan yang boleh dilalui menjadi kendala bagi jasa pengiriman barang.

“Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Isuzu Indonesia memperkenalkan Traga Blind Van dalam memenuhi keinginan pelanggan dengan banyak keuntungan,” tandasnya.

Traga Blind Van merupakan hasil kolaborasi Isuzu Indonesia dengan karoseri partner, yang dirancang dengan kargo belakang berkualitas standard Isuzu dan bergaransi.

“Sehingga kualitasnya lebih baik dan lebih tahan lama, sekaligus mendapat garansi resmi dari Isuzu,” jelas Arvin Sumbung, Product Marketing CV & LCV Manager IAMI.

Traga Blind Van dilengkapi kargo dengan dimensi 2.900 mm x 1.520 mm x 1.200 mm (PxLxT). Dimensi ini diklaim terluas dikelasnya. Dengan volume 5,2 m3 mampu mengangkut barang lebih banyak.

Dengan tinggi keseluruhan mencapai 2.050 mm. dirancang untuk penggunaan di dalam kota, sehingga dapat melewati jalan-jalan dengan batas ketinggian maksimum 2,1 m.

Selain itu, dengan radius putar yang minim yaitu sekitar 4,5 m, cukup memudahkan pengemudi saat bermanuver khususnya di area yang memiliki jalan sempit.

“Dengan komposisi tersebut mampu mengangkut barang lebih banyak sehingga lebih menguntungkan dan menghemat biaya operasional proses pengiriman,” tambah Arvin.

Untuk memudahkan akses keluar masuknya barang ke kargo, dua pintu yaitu di bagian samping (Swing Door) dan belakang telah disediakan, untuk barang yang lebih besar. [dp/MTH]

Previous articleKlub Motor ini Pertahankan Tradisi Juara eSports Competition
Next articleIngin Jajal Mobil BMW Terbaru? Di Sini Tempatnya