DAPURPACU – Evalube, produsen pelumas asli buatan Indonesia masih mengandalkan pelumas atau oli 2 Tak, jika dilihat dari kinerja penjualan sepanjang tahun 2021.
Marketing Manager Evalube, Ivan Rastianto mengungkapkan, pasar pelumas 2 Tak memang hingga saat ini masih paling besar di luar Jawa, yaitu wilayah Sumatra, karena populasi sepeda motor 2 Tak masih cukup besar.
“Daerah kontribusi masih di Jawa untuk oli roda dua 4 Tak konvensional. Tapi pertumbuhan di Sumatra paling baik dibanding Jawa dengan tumbuh sebesar 10%, dengan kontribusi mencapai 50%, itu untuk 2 Tak,” kata Ivan saat ditemui di Jakarta, Selasa (26/4/2022).
Dijelaskannya, penjualan oli 2 Tak tidak hanya laris di segmen kendaraan roda dua, namun juga dibantu oleh segmen non-roda, dengan penjualan terbanyak masih di kawasan pinggiran.
“Penjualan tahun lalu didominasi oleh kendaraan non-roda seperti mesin-mesin untuk kapal dan mesin untuk perkebunan. Fifty-fifty lah dengan yang punya roda, khususnya sepeda motor yang cenderung naik sekitar 4%,” ungkapnya.
Sedangkan untuk pelumas Industri, Ivan menyebut perlahan-lahan meningkat sepanjang tahun lalu. “Industri pelan-pelan bisa meningkat di 2021. Alhamdulillah pada 2020 juga masih bisa bertahan meski dilihat segmen by segmen paling kecil,” terangnnya.
Sementara, terkait penjualan kuartal 1 tahun 2022, Ivan menjelaskan bahwa kinerja penjualan produknya juga tumbuh 20 persen secara year on year dari periode yang sama tahun lalu.
“Melihat kinerja di Q1 (2022) cukup bagus, hampir capai target yang ditentukan. Bahkan secara angka, segmen industri di kuartal 1 naik 10%.
“Untuk itu, proyeksi di tahun ini kami maunya naik terus. Harapannya bisa dua digit dengan kenaikan sebesar 15%. Kuncinya di periode Ramadan dan mudik ini karena sudah mulai ada pelonggaran, sehingga seharusnya produk bisa terus keluar,” tutupnya. [dp/DF]

