DAPURPACU – Ajang balap motocross internasional, MXGP dipastikan kembali digelar tahun ini dimana Indonesia sebagai tuan rumah. Sumbawa pun didapuk sebagai lokasi penyelenggaraannya.
Dilaksanakan di Samota, Sumbawa, gelaran kali ini digawangi oleh STI di Rocket Motor Circuit, yang terbilang merupakan sirkuit baru garapan PT Rocket Motor Company.
Ajang FIM World Motocross Championship ini kembali digelar pasca absen dua tahun kemarin imbas pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk di Indonesia.
Gubernur NTB sekaligus tuan rumah MXGP of Indonesia, Zulkieflimansyah mengaklaim pihaknya siap untuk mengguncang dunia dengan menjadi tuan rumah dalam ajang MXGP 2022.

Di sisi lain, menurutnya Indonesia begitu luas dengan keindahan alam yang luar biasa. Alasan dipilihnya Samota sebagai lokasinya karena menjadi integrasi dari tiga kawasan yang cukup popular di dunia yaitu Saleh, Moyo dan Tambora.
“Karena itu kami berkomitmen pengunjung akan disuguhkan dengan pengalaman yang hemat, dan bisa mengalami pengalaman spiritual yang luar biasa,” tambahnya, disela temu media di Jakarta, Kamis (19/5).
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Bambang Soesatyo bersama jajaran Sport Talenta Indonesia (STI) selaku promotor lokal penyelenggara MXGP 2022 memaparkan progres persiapan balapan tersebut.
Menurutnya, persiapan tersebut meliputi pengerjaan main track, infrastruktur listrik, Telkom, akomodasi, perizinan hingga medical. Ketua MPR RI ini menjelaskan bahwa saat ini prosesnya sudah selesai 30 persen.

“Proses ini berupa penataan jalur track dan pengaturan space masing-masing area. Infrastruktur penguatan jaringan listrik oleh PLN maupun penyempurnaan jalur jaringan dan proses transfer layanan telekomunikasi oleh Telkom sudah progres 50 persen.”
“Sementara untuk sektor akomodasi masuk progres 50 persen dengan ketersediaan 922 kamar dari hotel bintang 4 hingga non bintang di Kabupaten Sumbawa,” imbuh Bamsoet.
Di sisi lain, lanjut dia, hadirnya balap MXGP ini diharapkan juga menjadi Entry Point untuk SAMOTA agar dapat lebih dikenal dunia, seperti layaknya kawasan Mandalika melalui penyelenggaraan MotoGP kemarin.
Sebagai informasi, kembalinya perjalanan MXGP di Indonesia dimulai pada 2017 di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung. Dilanjutkan pada 2019 yang digelar di Palembang dan Semarang.

Ajang tersebut tergolong menjadi tolok ukur olahraga motocross di Indonesia, dengan animo pebalap yang semakin besar dan minat penonton yang terus bertambah setiap tahunnya.
Selama Indonesia menjadi tuan rumah, beberapa crosser nasional memiliki kesempatan memperoleh wild card untuk bersaing di kelas MX2 (250 cc) atau MX1 (450 cc).
Bersaman dengan itu, CEO Rocket Motor Company, Rangga Siswara menuturkan, dalam hal distribusi tiket akan dilakukan bersama dengan Tiket.com, yang mulai dibuka Juni mendatang.
“Harga pembuka mulai dari Rp100 ribu dan kami akan bekerja sama dengan tiket.Com dengan sistem penjualan harian Jumat-Sabtu-Minggu,” tandas Rangga.
Pihak penyelenggara menargetkan jumlah penonton yang menyaksikan langsung ajang ini mencapai 75.000 orang selama 3 hari di Samota. [dp/MTH]

