DAPURPACU – Membeli mobil bekas memang menjadi langkah cepat untuk mendukung mobilitas dengan kocek yang terbatas. Harga yang terjangkau jelas jadi pertimbangannya.
Membeli mobil baru memang mendatangkan lebih banyak keuntungan dibandingkan kala meminang mobil bekas. Namun, membeli mobil bekas bukan berarti tidak meninggalkan ‘PR’ bagi calon pemiliknya.
Terlebih jika jarak tempuhnya cukup tinggi, alias mobil ‘cape’. Faktor tersebut juga cukup menentukan harga jualnya, dimana makin sedikit jarak tempuhnya, bisa mahal harganya.
Begitu pun sebaliknya, apabila jarak tempuhnya tinggi maka kemungkinan besar harganya juga lebih rendah. Terdapat risiko jika membeli mobil bekas dengan jarak tempuh tinggi. Berikut pemaparannya.
Turun mesin
Salah satu risiko pertama dari mobil dengan kilometer tinggi adalah kerusakan turun mesin atau overhaul. Perbaikan mobil ini sangat dihindari oleh calon pemilik mobil.

Diambil dari berbagai sumber, biasanya kerusakan turun mesin dapat terjadi pada interval jarak tempuh mencapai 150.000 kilometer.
Perlu diketahui, perbaikannya memakan biaya yang tidak sedikit. Kisaran anggaran yang harus disiapkan bila kendaraan turun mesin antara Rp3 juta – Rp5 juta, bahkan lebih.
Interior memudar
Mobil yang dipakai untuk aktivitas harian pasti berpengaruh pada jarak tempuh yang tinggi. Karena akan berimbas pada kondisi interior seperti setir, dashboard dan juga jok mobil.
Jangan lupa perhatikan kondisinya sebelum memutuskan membeli. Apabila kondisinya sudah tidak mendukung, dipastikan Anda bakal mengeluarkan biaya lagi untuk detailing di salon interior mobil.
Penggantian beberapa komponen
Saat membeli mobil bekas dengan kilometer tinggi paling tidak Anda sudah tahu risikonya, yaitu perlu mengganti atau memperbaiki beberapa komponen mobil.
Hal ini dikarenakan mobil tersebut kerap melakukan perjalanan jarak jauh atau rutin digunakan, sehingga seiring waktu menggerus usia pemakaiannya.

Usahakan untuk tidak lupa dan jangan mengabaikan dari kewajiban dalam memastikan komponen kendaraan dalam keadaan prima untuk melindungi Anda dan pengguna jalan yang lain.
Permukaan bodi sudah tidak bagus
Mobil dengan kilometer tinggi identik dengan kendaraan harian. Karena itu tidak perlu heran apabila tampilan eksterior sudah menurun kualitasnya karena paparan sinar matahari dan terpaan hujan.
Bila perlu, bandingkan dengan kendaran yang baru untuk memastikan kamu bisa menoleransi perbedaan eksterior dari kendaran bekas yang tengah diincar.
Kondisi dari mesin, eksterior dan interior adalah beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan bila Anda memutuskan untuk membeli mobil bekas dengan kilometer tinggi.
Jika abai, maka pengeluaran biaya tambahan untuk perbaikan ataupun perawatan di kemudian hari sangat mungkin dibutuhkan. Teliti dan cermat dalam memeriksa mobil sebelum membeli. [dp/MTH]
Pernah dengar dan lihat iklan CARSOME?
Ya, CARSOME adalah platform jual beli mobil bekas online terbesar di Asia Tenggara yang menyediakan solusi terlengkap untuk pembeli dan penjual mobil bekas, mulai dari inspeksi mobil, mutasi kepemilikan hingga pembiayaan, menjanjikan pelayanan yang Terpercaya, Mudah dan Cepat.
Klik link ini dan dapatkan penawaran terbaik dari kami.

