DFSK Gelora E Unjuk Gigi di PKBLBB, Usai Lahap Turing Jakarta-Bali

DAPURPACU – DFSK turut ambil bagian dalam Pameran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (PKBLBB) 2022, dengan menampilkan Gelora E di Art Bali, Bali Collection, Nusa Dua, Bali, 12-16 November.

Pameran ini sendiri digelar oleh Kementerian Perhubungan RI bersama Kementerian Koperasi dan UKM. Selain itu, DFSK Gelora E juga ikut dalam rombongan turing Jakarta – Bali.

Perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 1.250 km ini untuk sebagai pembuktian bahwa kendaraan niaga ringan listrik bisa diandalkan untuk kebutuhan mobilitas antar kota, provinsi dan pulau.

Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi menuturkan, Gelora E mampu melewati perjalanan jauh itu tanpa halangan dan hambatan apapun di jalan.

“Dan kini kemampuan itu kami tunjukan kembali melalui kehadiran DFSK Gelora E di pameran KBLBB di Nusa Dua, Bali,” imbuh Rofiqi, dalam keterangan resminya.

“Selama PKBLBB kami akan menunjukan bahwa teknologi kendaraan listrik yang dikembangkan DFSK memiliki kemampuan yang andal, durabilitas yang baik dan aspek fungsional tinggi untuk mendukung berbagai operasional usaha konsumen di Indonesia,” tambahnya.

Baca juga:  Intip Solusi Niaga Modern DFSK di GIICOMVEC 2026

Rofiqi menambahkan, gelaran ini juga menjadi momentum yang tepat karena untuk pertama kalinya pameran kendaraan listrik debut di Pulau Dewata.

“Untuk itu DFSK melihat perlu untuk ikut serta dalam pameran, mengedukasi kepada masyarakat mengenai berbagai keunggulan kendaraan listrik, sekaligus lebih mendekatkan Gelora E kepada konsumen di Bali,” imbuhnya.

Selain pameran, turut digelar acara Talkshow, Test Ride dan Test Drive (roda 2 dan roda 4), Student Showcase, Community Showcase dan Entertainment.

DFSK Gelora E hadir dalam dua varian, yakni blindvan untuk kebutuhan angkutan barang dan tipe minibus untuk angkutan penumpang.

Baterai yang digunakan memiliki daya 42 kWH, yang sanggup menyuplai energi Gelora E sejauh 300 KM (berdasarkan metode pengujian New European Driving Cycle/NEDC).

Selain mengusung konsep kendaraan ramah lingkungan, Gelora E juga ditunjang dengan efisiensi energi tinggi dan mampu mengurangi biaya operasional yang ditimbulkan oleh penggunaan kendaraan.

Baca juga:  Intip Solusi Niaga Modern DFSK di GIICOMVEC 2026

DFSK Gelora E cukup membutuhkan biaya energi sebesar Rp 200 per kilometer, atau setara dengan 1/3 dari biaya operasional kendaraan komersial konvensional. [dp/MTH]

Previous articleFuso eCanter Tampil di Pameran Kendaraan Listrik di Bali
Next articleUsai Tembus 1.250 km via Darat, Wuling Air ev Dipamerkan di Nusa Dua Bali