DAPURPACU – Program Daihatsu Week at Resta Pendopo KM 456, yang digelar di Rest Area Salatiga, Jawa Tengah, menjadi momentum untuk mendekatkan diri dengan pelanggan dan pengunjung di rest area itu.
Berlangsung hingga 20 November 2022, Daihatsu melalui tim R&D (Research and Development) PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menampilkan R&D Corner, sebagai sarana informasi bagi pengunjung.
Di sini, tim R&D menceritakan proses pengembangan mobil Daihatsu dari tahap awal hingga produksi, yang terbagi menjadi 4 tahap besar dimulai dari Planning, Styling, Engineering dan Testing.

“Kami berharap para pengunjung memahami proses pengembangan kendaraan Daihatsu,” ujar Mark Widjaja, Industrial Design Division Head PT ADM, dalam siaran resminya.
Menurut Mark, dengan seluruh skema produk itu diharapkan memberikan kebanggaan bagi pelanggan terhadap mobil Daihatsu yang dimilikinya sesuai dengan visi R&D ADM.
Pada kesempatan itu, Daihatsu Week mendapat kunjungan dari berbagai sekolah vokasi atau SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) binaan Daihatsu, Jumat (18/11) lalu.

Sebanyak 6 SMK dengan total sekitar 50 peserta hadir diantaranya, SMK Negeri 1 Sawit, SMK Negeri 2 Salatiga, SMK Muhammadiyah Salatiga, SMK Adi Sumarmo Colomadu, SMK Negeri 5 Surakarta, dan SMK Muhammadiyah 2 Jatinom.
Dijabarkan, pada tahapan Planning, Daihatsu mengawalinya dengan melakukan survei pasar, kondisi lingkungan dan menentukan spek (jenis dan dimensi kendaraan) sesuai dengan kebutuhan pasar.
Kemudian proses Styling, perwujudan hasil analisa pasar melalui pembuatan sketsa gambar, disusul proses clay modeling dan membuat data visual (3D) untuk menjembatani ke proses selanjutnya.

Berikutnya tahapan Engineering, dimana desain mobil yang telah dibuat sebelumnya diwujudkan dengan memenuhi standar yang harus mengakomodir kualitas dan durabilitas terbaik di tiap bagiannya, dilanjutkan dengan pembuatan prototype untuk diuji coba.
Lalu pada Testing, merupakan fase di mana produk harus lulus dan tervalidasi performa, kekuatan, keamanan, dan ketahanannya sesuai dengan kondisi di Indonesia.
Menurut Sukardi, guru dari SMK Negeri 1 Sawit, Boyolali mengatakan, adanya fasilitas R&D Corner ini menjadi fasilitas edukatif yang menambah wawasan bagi para guru dan siswa.

“Sehingga dapat lebih membuka mindset kepada peserta terhadap teknologi yang diterapkan dalam mengembangkan mobil Daihatsu di Indonesia,” imbuhnya.
Sukardi mengapresiasi pihak Daihatsu yang telah menyediakan sarana edukatif seperti berbagi informasi seputar pengembangan mobil di R&D Center PT Astra Daihatsu Motor.
“Program ini juga membantu pihak sekolah dalam mencetak lulusan yang lebih berkualitas dan lebih siap ketika terjun di bidang industri otomotif,” pungkasnya. [dp/MTH]

