DAPURPACU – Ada banyak bagian komponen dan fitur-fitur yang disematkan agar pengendara dapat mengendalikan sepeda motornya dengan sempurna, salah satunya sistem pengereman.
Kampas rem menjadi komponen penting yang harus diperhatikan dan wajib diperiksa secara berkala. Fungsi utamanya adalah memperlambat dan menghentikan putaran roda agar motor bisa berhenti dengan sempurna.
Kerja kampas rem dapat berkurang bahkan terjadi kondisi ‘rem blong’ akibat panas yang ditimbulkan dari gaya gesek saat pengereman terus menerus.
Oleh karena itu, kampas rem yang baik adalah mampu bekerja pada suhu panas sehingga tidak terjadi pengerasan permukaan yang bisa membuat daya cengkram berkurang akibat panas berlebih.

Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman memaparkan, kinerja rem tidak akan sempurna jika kemampuan kampas rem menahan panas dari gaya gesek tersebut.
“Jika sistem pengereman tidak bekerja dengan baik bisa berakibat rem blong dan berisiko terjadinya kecelakaan, yang merugikan pribadi bahkan pengendara lain,” jelas Ade.
Ade menuturkan, masalah lain juga bisa muncul diakibatkan komponen kampas rem sudah habis yang berujung dapat merusak komponen cakram atau dinding drum (rem tromol).
“Hal ini berpotensi mengganggu kinerja sistem pengereman pada sepeda motor, sehingga biaya perawatan yang harus dikeluarkan jadi lebih besar,” ujar Ade, dalam siaran resminya, Senin (6/2).

Untuk itu sangat penting melakukan pemeriksaan dan mengganti kampas rem yang habis atau aus. Berikut tanda-tanda kampas rem sudah aus :
Pada Sistem Rem Tromol
Kondisi kampas rem terindikasi sudah habis atau aus bisa diketahui dengan cara menekan pedalnya. Jika indikator bertepatan atau melewati tanda keausan, berarti kampas rem sudah harus diganti.
Periksa juga kondisi kampas rem dan diameter dalam drum brake. Proses pembongkaran, penggantian kampas rem dan pemasangan roda membutuhkan keahlian khusus.

Jika pemilik motor mengalami kendala, terutama peralatan yang dimiliki, sebaiknya dilakukan oleh mekanik di bengkel langganan atau datangi langsung jaringan AHASS terdekat dari rumah.
Pada Sistem Rem Cakram
Untuk sistem rem hidrolik atau biasa disebut rem cakram, indikator keausan dapat dilihat melalui bawah kaliper rem. Periksa kondisi indikator keausan.
Jika kampas remnya sudah menunjukan tanda keausan, gantilah dengan yang baru agar tidak terjadi kendala yang tidak diinginkan saat berkendara di jalan.
Selain itu, indikator lainnya adalah kapasitas minyak rem terlihat berkurang dari garis yang tertera pada tabung reservoir. [dp/TH]

