DAPURPACU – Berkendara motor secara rombongan alias berkonvoi bersama teman sejawat tentu menyenangkan. Terlebih jika aktivitas ini dilakukan saat turing menuju lokasi yang asyik.
Meski begitu, ada ‘tata krama’ yang wajib diketahui dan dilakukan demi menjaga keselamatan diri, rombongan itu sendiri hingga para pengguna jalan lainnya.
Head of Safety Riding Promotion Wahana Honda, Agus Sani mengakui bahwa sisi emosional orang terkadang berubah bila sedang berkelompok terutama saat konvoi sepeda motor menempuh rute jauh.
“Tanpa kesadaran dan kontrol yang baik, peserta konvoi tidak jarang larut dalam euforia dengan kondisi peserta konvoi yang lain,” jelas Sani, dalam siaran resminya.

Teori psikologi terkait emosi massa atau kelompok ternyata juga bisa berlaku pada seseorang yang menjadi peserta pada konvoi sepeda motor khususnya.
Konvoi yang diisi banyak peserta sesama hobi hingga rasa kekerabatan yang kental, menjadi dasar perilaku peserta akan mengikuti kondisi emosi kelompok konvoi.
Tim Safety Riding Promotion Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengingatkan beberapa tips agar kesenangan berkonvoi tetap seru dan pastinya aman bagi pribadi dan pengguna jalan lainnya.
Sani memaparkan, bagaimanapun kondisi lalu lintasnya, disarankan agar tetap menjaga emosi. Ingatlah bahwa jalan raya adalah milik seluruh pengguna jalan,
Saling mengingatkan peserta konvoi jika ada yang mulai emosi atas kejadian yang ditemui saat berkonvoi. Tetap hargai hak sesama pengguna jalan lainnya.

Tak kalah penting, patuhi semua norma, aturan dan undang-undang jalan raya atau lalu lintas yang berlaku. Termasuk norma-norma yang kadang berbeda di setiap wilayah.
Berkendara konvoi tidak selalu jalan berbarengan dalam satu garis. Sesuaikan ritme berkendara antar sesama peserta konvoi dan kondisi lalu lintas yang ada.
Hilangkan sikap arogansi, tetap menjadi pengendara bersifat defensif yang selalu waspada dengan semua kondisi jalan, sikap pengendara lain, dan beragam faktor lainnya.
Ada baiknya sadar diri, karena konvoi biasanya dilakukan komunitas, maka tunjukkanlah sikap berkendara yang dapat memunculkan simpati pengguna jalan yang lain.
“Saya, Anda dan kita berhak mendapatkan dan memberikan jalan raya yang aman untuk semua. Mari bersikap saling hormati dan peduli keselamatan berkendara,” tutup Agus. [dp/TH]

