JAKARTA (DP) – Pertamina mencatat sepanjang arus mudik dan balik Lebaran hingga memasuki H+5, konsumsi bahan bakar jenis Pertamax mengalami peningkatan hingga 19% dari rata-rata harian. Lonjakan tersebut mencapai hampir 19 juta liter.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, mengatakan kenaikan ini juga lebih tinggi dibanding masa Satgas tahun lalu yang mencatat kenaikan sebesar 12%.
Lebih lanjut Adiatma menuturkan, tingginya permintaan terhadap Pertamax jauh berada di atas rata-rata peningkatan gasoline nasional sebesar 14%, dari rata-rata harian 90 juta liter menjadi 103 juta liter. Peningkatan Pertamax juga berada di atas Pertalite yang meningkat sebesar 10%.
“Semua jenis BBM kita sediakan, akan tetapi Pertamax lebih banyak diminati pemudik, baik selama arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini,” ujar Adiatma, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/6).
Berdasarkan laporan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2018, Pertamax diklaim menjadi satu-satunya BBM yang konsisten mengalami kenaikan sejak arus mudik. Bahkan, Pertamax tercatat naik hingga 2% pada hari H Lebaran, di saat seluruh jenis BBM mengalami penurunan atau minus.
Permintaan terhadap Pertamax meningkat bertahap sejak arus mudik berjalan. Mulai dari 10%, 17%, 25% serta pada puncak arus mudik meningkat hingga 49%.
Meskipun masa cuti bersama telah usai, lanjut Adiatma, Satgas RAFI akan terus bekerja hingga H+15, guna melayani arus balik yang kemungkinan terjadi pada akhir pekan dan pekan depan, bersamaan dengan berakhirnya masa liburan sekolah.
Untuk itu, Pertamina terus menyiagakan BBM di 3.692 SPBU yang berada di jalur mudik di Pulau Jawa hingga Madura, baik jalur tol maupun arteri. Pertamina juga menyiagakan 117 Kantong BBM untuk stok BBM bagi SPBU yang berada di jalur padat pemudik.
Layanan khusus juga tetap disiagakan antara lain Kiosk Pertamax di 72 titik, Motoris Kemasan 283 unit, Mobile Dispencer 32 unit serta 13 Serambi Pertamax. Semuanya disiapkan mulai di jalur tol operasional, tol fungsional serta jalur non tol. [dp/MTH]

