Rossi Yakin Bisa Rebut Podium di GP Amerika


AUSTIN (DP) – Valentino Rossi mengaku tak terlalu kecewa meski memulai lomba dari barisan kedua, di belakang rombongan pebalap di depannya, Maverick Vinales, Johann Zarco dan Andrea Iannone.

Pebalap Yamaha Moviestar berusia 39 tahun itu tetap yakin mampu bersaing dengan para juniornya untuk merebut podium dalam seri ketiga musim balap musim 2018 yang berlangsung di Circuit of the Americas, Austin, Amerika Serikat, Minggu waktu setempat (22/4).

Rossi menyatakan bahwa perasaannya dengan Yamaha M1 tunggangannya kini lebih baik, meski ia sempat mengeluhkan kondisi lintasan yang bergelombang, sehingga dinilainya membahayakan.

Meski hanya berada di grid kedua diapit dua rival beratnya selama ini, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, tapi sejatinya Rossi tampil cukup cepat sejak kualifikasi Jumat.

“Saya punya potensi untuk merebut posisi di depan dan saya sudah sangat dekat dengan posisi terdepan, tapi di beberapa titik pengereman saya kurang menekan,” ungkap Rossi.

Baca juga:  Gelaran MotoGP 2019 Bisa Jadi Milik Marquez dan Lorenzo

“Pada akhirnya saya finish di posisi kelima untuk balapan besok. Tapi itu OK. Berada di barisan depan memang lebih baik, tapi start dari posisi lima besar sudah bagus. Ini adalah kualifikasi terbaik saya untuk musim ini,” sebut pebalap kelahiran Urbino, Italia, itu.

Menurut Rossi, hal terpenting dalam balapan kali ini adalah perasaan bagus dengan motor.

“Kami harus melakukan perbaikan dalam beberapa aspek. Tapi dalam dua hari latihan bebas dan kualifikasi kami telah bekerja dengan baik. Kami menunggu besok dan berharap cuaca cerah, karena dengan lintasan kering kami bisa kompetitif,” imbuhnya.

Dalam balapan nanti, rekan setim Rossi, yakni Vinales, akan start dari posisi terdepan, diikuti Zarco dan Iannone. Sedangkan Marquez yang sempat mencatatkan waktu tercepat dan merebut pole position, harus mundur tiga grid karena terkena penalti setelah dinilai menghalangi laju Vinales dalam kualifikasi kedua. [dp/tgh]