JAKARTA (DP) – Bisa dikatakan Wuling Motors menjadi pabrikan mobil Cina yang paling memiliki taji untuk ‘bertempur’ habis-habisan dengan pemain dari pabrikan lain di Indonesia. Sesuai visinya untuk menjadi pesaing kuat di industri otomotif di Tanah Air, langkah strategis PT SGMW Motor Indonesia selaku agen pemegang merek pun terbilang tidak main-main.
Total investasi yang digelontorkan hingga mencapai US$ 700 juta guna membangun pabrik perakitan di atas lahan seluas 60 hektar di GIIC, Cikarang, Jawa Barat, menjadi bukti mulusnya otak para punggawa Wuling melihat celah positif industri otomotif Indonesia yang kian menjanjikan.
Belum lagi dengan strateginya untuk memboyong seluruh pemasok komponen lokal guna ditempatkan di area pabrik seluas 30 hektar. Entah strategi apalagi yang bakal dilakoni pabrikan Cina ini untuk memancing rasa kepercayaan masyarakat pada produk-produknya itu.
Luar biasa memang. Nah, keberuntungan nampaknya hinggap di pundak redaksi Dapurpacu.id kala diberikan kesempatan untuk melihat langsung seluruh proses produksi pada pabrik berkapasitas 120 ribu unit per tahun tersebut.
Arif Pramadana, Direktur Senior Manufaktur PT SGMW Motor Indonesia, mengatakan sejak pabrik ini mulai dibangun 20 Agustus 2015 silam, Wuling Motors berkomitmen untuk memberikan produk-produk berkualitas layaknya model-model mobil yang telah berkiprah di Indonesia.
“Di atas lahan seluas 60 hektar ini kami akan buat mata masyarakat Indonesia terbuka pada produk-produk Wuling. Tidak akan lagi ada anggapan miring untuk produk-produk otomotif Cina dengan keberadaan kami di Tanah Air,” papar Arif, di sela-sela kunjungan pabrik Wuling, Selasa (8/5) lalu.
Paling menjanjikan adalah ditempatkannya 15 pemasok komponen yang cukup mahfum di industrinya, yaitu Supplier Park sebagai strategi lokalisasi. Meski diakui Arif, lokal konten yang disusupkan belum lah besar, dirinya mengklaim cukup menjadi acuan positif untuk menggedor harga jual ke pasar.
“Saat ini komponen lokal pada Confero dan Cortez baru mencapai 56%, dimana untuk Confero terdapat 34 part lokal sementara Cortez baru 26 part lokal. Akan lebih efisien jika kita minta ke Cina untuk menambahkan produksi part-nya. Nambah 120 ribu gak masalah lah buat mereka yang produksinya 700 ribu per tahun,” tegas Arif.
“Yang pasti adanya Supplier Park ini untuk mendukung seluruh proses produksi di pabrik agar lebih cepat. Dengan memadukan semua pemasok komponen kami dalam satu area, tentunya proses produksi semakin cepat guna memenuhi kebutuhan diler dan juga konsumen,” tutup Arif.
Wuling Motors pun berjanji bakal menggandeng lebih banyak lagi pemasok komponen lokal di masa mendatang. [dp/MTH]





