JAKARTA (DP) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimistis perbaikan Jembatan Cincin Lama yang runtuh pada 17 April 2018 lalu, diyakini bisa selesai pada H-10 Lebaran.
Saat ini, progres perbaikan sudah mencapai 76%. Dengan demikian diharapkan arus mudik yang melalui jalur Pantura Jawa pada ruas Lamongan – Tuban dapat berjalan lebih lancar dengan aman dan nyaman.
“Progresnya lebih cepat dari rencana. Saat ini dalam tahap pemasangan pipa drainase, penulangan lantai jembatan dan persiapan pengecoran lantai jembatan. Mudah-mudahan tidak ada masalah. Kami optimistis H-10 dapat beroperasi,” jelas Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto di Jakarta pekan lalu.
Sementara untuk titik kritis di tol fungsional Batang-Semarang yakni pada pembangunan Jembatan Kali Kuto, Arie Setiadi mengakui proses pengerjaannya memerlukan tingkat kehati-hatian yang tinggi sehingga membutuhkan waktu lebih lama.
“Pada umumnya memang pengerjaan konstruksi bakal dihentikan pada H-10 Lebaran. Tapi pembangunan Jembatan Kali Kuto membutuhkan presisi yang tinggi sehingga ditargetkan bisa dilalui pada H-3 Lebaran,” jelas Arie Setiadi.
“Progresnya saat ini sudah 70%. Pada saat arus mudik Jembatan Kali Kuto belum dibuka, kendaraan dapat keluar Simpang Susun Gringsing menuju jalur nasional sepanjang satu kilometer lalu masuk kembali ke ruas tol,” pungkasnya. [dp/MTH]

