Cara HOG Anak Elang Jakarta Maknai Halal Bihalal


JAKARTA (DP) – Awal bulan Syawal, para anggota Harley Owners Group (H.O.G) Anak Elang Jakarta Chapter memanfaatkannya dengan menggelar acara silaturahmi bersama para biker seantero Jakarta. Event tersebut dikemas dalam even halal bihalal.

Dihelat di Grand Kemang Hotel, di bilangan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (1/7), tema acara ‘Forgiveness for Happiness’ diisi dengan mendengarkan Tausiah oleh Ustadz Subhan Bawazier.

Gunawan Wibisono, Ketua Panitia Halal Bi Halal H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter, menuturkan acara yang diadakan sebagai ajang silaturahmi pertama para biker pasca libur panjang Lebaran ini dapat menjadi momen untuk mengingatkan tentang pentingnya memaafkan.

“Memberikan maaf menurut saya juga dapat memberikan kebahagiaan dan awal yang baik untuk memulai kegiatan. Kami berharap, dengan silaturahmi ini, para biker akan semakin akrab, dan dapat saling mendukung dalam kegiatan yang baik, seperti bakti sosial dan lain-lain.”

Suherli, Direktur H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter, juga mengatakan, “Memaafkan itu bukan berarti kalah. Justru memaafkan menunjukkan bahwa kita memiliki sesuatu yang dapat diberikan kepada orang yang melakukan kesalahan, yaitu maaf.”

Baca juga:  Pemegang Saham Nissan Setujui Pemecatan Ghosn dari Dewan Direksi

Tidak kurang dari 300 bikers pemilik ‘moge’ Harley Davidson berbagai tipe dan tahun, turut serta ambil bagian. Selain dari member H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter, juga dihadiri berbagai klub lainnya.

Seperti Free of Charge (FOC), Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI), Bikers Brotherhood MC, Motor Besar Indonesia (MBI), Police Owners Group (POG), Ikatan Sport Harley-Davidson (ISHD), Cibubur Motorycle Community (CMC), Piston Pirates, Meddocs, dan lain-lain.

Thunder ride diawali meeting point di Senayan City, Jakarta Selatan, menuju Gedung MPR/DPR RI, guna memenuhi undangan dari Ketua MPR, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, SE, MM. Tujuannya adalah untuk bersilaturahmi sambil sarapan bersama di Gedung MPR/DPR RI dengan tajuk “Halal Bihalal Bikers Bersama Zulhasan”.

Usai silaturahmi, Zulkifli membaur riding bersama menuju lokasi acara. Iringan atau konvoi motor yang cukup panjang ini berlangsung tertib dan aman. Pada kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan diangkat menjadi anggota kehormatan H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter.

Baca juga:  Berkat Dua Sosok Ini, Ducati Kian Diperhitungkan di MotoGP

Zulkifli Hasan menceritakan kesannya menggunakan motor besar. Ketua MPR ini mengaku belum lama menggunakan motor berkubikasi besar. “Tapi kalau sudah mulai, tidak bisa berhenti lagi,” tuturnya sambil tertawa.

H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter sendiri memiliki kegiatan yang cukup padat di paruh kedua tahun 2018. Agustus nanti, H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter akan berangkat ke Amerika Serikat, untuk mewakili Indonesia menghadiri perhelatan akbar para biker Harley-Davidson.

Sekitar 50 biker H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter akan melakukan touring di Amerika Serikat, dengan acara utama yaitu Ulang Tahun Harley-Davidson ke-115 tahun di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.

“Acara ini merupakan acara besar bagi para pencinta motor Harley-Davidson. Di sini para biker akan saling bersilaturahmi. Selain dengan para biker Indonesia yang ada di Amerika Serikat, juga dengan para biker dari seluruh pelosok dunia,” tutur Herry Bachtiar, Assistant Director H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter.

Baca juga:  DeRide Store Hadirkan Segala Kebutuhan Riders Berkelas

“Di sini bahasa yang digunakan sama, yaitu motor. Kami sendiri merupakan bagian dari H.O.G internasional. Melalui motor, seakan tak ada perbedaan walaupun dari negara yang berbeda,” kata Suherli lagi.

“Kami akan mencoba untuk mengajak para biker luar untuk juga menjajal atau datang kembali untuk menikmati keindahan alam Indonesia.”

Setelah itu, pada September mendatang, H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter akan mengadakan kegiatan rutin tahunan, Rally Nasional H.O.G yang merupakan kegiatan touring akbar Jakarta – Bali.

“Dengan turing baik di dalam dan luar negeri, kami berharap dapat mendukung kemajuan dunia pariwisata Indonesia. Apalagi, alam Indonesia memang tidak ada yang menandingi,” pungkas Suherli. [dp/MTH]