Sirkuit Sentul Uji Coba Night Race, Masih Banyak ‘PR’


JAKARTA (DP) – Minggu (15/7) malam lalu menjadi hari paling penting dalam sejarah penyelenggaraan balap di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat. Malam itu, para pebalap mulai melakukan serangkaian uji coba balapan di malam hari, usai berakhirnya balap Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) seri ke-3, akhir pekan lalu.

Sosialisasi balap malam hari tersebut menjadi rangkaian jelang dilakukan Night Race event, yang bakal dihelat pada putaran keempat ISSOM, 18 Agustus mendatang.

Balap malam hari ini digelar sekaligus sebagai bagian dari menyambut ulang tahun Sirkuit Sentul ke-25 pada tahun ini. GM Sirkuit Sentul, Lola Moenek, memimpin langsung uji coba tersebut, yang diikuti beberapa pebalap dari berbagai ‘bendera’.

“Beberapa pebalap mengikuti serangkaian uji coba balap di malam hari. Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang sosialisasi kepada pebalap bagaimana mengarungi balap dalam suasana gelap dan hanya mengandalkan penerangan dari mobil saja,” ujar Lola.

Baca juga:  Haridarma Manoppo Pertahankan Supremasi TTI di Kelas Touring

Dia menambahkan bahwa pada agenda balap malam hari nanti hanya diisi enam slot (kelas) dari total 11 slot yang dilombakan, yakni Indonesia Touring Car Championship (ITCC) 1600 Max, 1500 Max, Super Touring Championship 1, Super Touring Championship 2, Japan Super Touring Car (JSTC) dan Euro 3000.

Turut ambil bagian dalam uji coba ini adalah Haridarma Manoppo, Alvin Bahar, Fitra Eri, Amandio, Rio SB, Avilla Bahar, Gerhard Lukita, Ikhsan Utama, hingga Denny Pribadi.

“Seluruh pebalap mengarungi tiga lap awal dengan kawalan dari lap car yang diisi Haridarma, Alvin, dan Gerhard. Kelak, baik QTT maupun race tetap dilangsungkan pada malam hari,” tambah Lola.

Baginya, uji coba ini juga sebagai pembelajaran bagaimana kondisi balap malam hari dengan kondisi tanpa penerangan di trek. “Sebetulnya saya ingin mengajarkan kepada pebalap bahwa situasi (balap) malam hari itu begini loh! Dan kami dari Sentul sudah siap untuk menggelarnya,” lanjut Lola.

Baca juga:  Pirelli Jadikan Para Pebalap Muda Podium di Kejurnas Pirelli Motoprix Palu

“Yang pasti kita harus keluar dari ‘kotak’. Sentul harus berbuat sesuatu yang berbeda dengan penyelenggaraan night race nanti. Sentul pernah menggelar event seperti ini, tapi itu kelas endurance dan drag race, untuk balap touring baru kali ini,” pungkasnya.

Usai uji coba, pihak Sentul bersama IMI dan pebalap akan mematangkan gelaran ini. Dan dipastikan berbagai peraturan terkait night race akan dikeluarkan menyusul hasil evaluasi dari uji coba tersebut. [dp/MTH]