Langkah Bertahap Suzuki Munculkan Kendaraan ‘Ramah’ Emisi


TANGERANG (DP) – Booth Suzuki di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, memang disesaki beragam produk bernuansa sport. Meski dikemas dalam bentuk konsep, dihadirkannya lini produk tersebut guna menjawab keinginan konsumen yang ingin tampil beda.

Salah satu yang menjadi bidikan mata pengunjung adalah diperkenalkannya Swift Strong Hybrid, model hatchback Suzuki yang memadukan dua tenaga mesin, yang diklaim performanya mumpuni namun tetap ramah lingkungan.

Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development & Accessories PT SIS, mengakui bahwa kebutuhan mobil yang ramah lingkungan dan rendah emisi akan semakin penting untuk masa depan.

“Inilah bentuk kesiapan kami menghadapi era tersebut kedepannya. Kehadiran mobil ini sebagai start study. Ini juga sebagai pertimbangan kami menghadapi skema LCEV yang mulai dikumandangkan Pemerintah,” ujar Yulius, di sela-sela perkenalan All New Swift Strong Hybrid di hadapan media, Rabu (8/8).

Baca juga:  Begini Kata Mereka Soal All New Suzuki Ertiga

Pertimbangan lainnya, lanjut Yulius, ingin mengetahui sejauh mana dan seberapa besar penerimaan masyarakat pada mobil ini. Begitu juga soal banderol yang akan ditempelkan pada hatchback tersebut.

“Sejauh ini, studi tersebut masih on prosess, saat nanti ada jawabannya segera kami informasikan lebih lanjut,” tambahnya.

Sebagai informasi, All New Swift Strong Hybrid sudah diperkenalkan dan dipasarkan di Jepang sejak tahun lalu. Hatchback ini dibekali dua sumber mesin penghasil tenaga dan torsi, yaitu mesin konvesional (dual jet engine) dan motor generator unit (MGU).

Dual Jet Engine itu sendiri merupakan mesin kemudi kompak yang langsung memberikan tenaga besar, sedangkan MGU motor penggerak untuk membantu kinerja mesin berkapasitas 1.200 cc (K12C series).

Dipadukan dengan transmisi manual 5 speed, tenaga yang tergapai 90 hp dengan torsi 118 Nm pada putaran mesin 4.400 rpm. Sementara untuk motor listriknya berasal dari baterai lithium-ion dengan tegangan 101,4 V, menghasilkan tenaga 13,4 hp dan torsi 30 Nm.

Baca juga:  Yuk Ikut Lomba Desain Logo Halo Suzuki

Saat kecepatan dibawah 80 km/jam atau kecepatan konstan, MGU membantu menghentikan mesin secara otomatis dan mengubahnya menjadi mode EV. Tapi kala kecepatan dinaikkan atau pergantian gigi secara bertahap, mesin akan bekerja dan MGU membantu kinerja mesin untuk menambah kecepatan.

Sedangkan pada saat kecepatan berkurang, motor akan menghasilkan listrik yang digunakan untuk mengisi ulang kembali baterai. [dp/MTH]