KLADNO (DP) – Butuh lebih dari Rp80 miliar untuk menebus hypercar Bugatti Chiron terbaru. Bagi penggemar Bugatti tapi berkantong cekak, mungkin memiliki miniatur Chiron dari LEGO sudah bikin puas. Hanya saja, Bugatti LEGO ini tak bisa dikendarai karena ukurannya jauh lebih kecil dari versi aslinya.
Nah, untuk memenuhi harapan sebagian fans Bugatti LEGO yang ingin mobil replika itu bisa dikendarai, pabrikan mobil mewah yang bermarkas di Alsatian, Perancis, ini menggandeng LEGO, perusahaan mainan asal Denmark, untuk membangun replika Bugatti Chiron seukuran model aslinya. Hebatnya lagi, replika Chiron itu bisa dikendarai meski dibangun dari lebih dari sejuta kepingan LEGO Technic.
LEGO Chiron ini memiliki 2.304 motor kecil dari seri Lego Power Function dan 4.032 roda Technic gear untuk membuatnya bisas benar-benar bergerak, meski tak bisa secepat Chiron asli. Dengan tenaga 5,3 horsepower (4 kW) dan torsi 68 lb-ft (92 Nm), replika seberat 1,5 metrik ton ini bisa melaju hingga kecepatan sekitar 20 km/jam.
Proyek ini membutuhkan jam kerja 13.000 orang mulai dari pengembangan hingga membangun menjadi sebuah replika Chiron dengan skala 1:1. Dengan kata lain, jika satu orang menggarap proyek ini, dibutuhkan waktu sekitar setahun setengah untuk menyelesaikannya, dengan catatan tanpa makan, tidur atau istirahat sejenak sekalipun.
Selain itu, dibutuhkan 339 jenis kepingan LEGO yang berbeda, yang digunakan untuk membangun bagian luar dan kerangka, tapi juga untuk sayap belakang, lampu depan dan belakang serta interior keseluruhan, yang meliputi tempat duduk, speedometer, dan lingkar kemudi yang bisa dilepas.
Bugatti bahkan sudah menguji replika Chiron di Ehra Lessien dengan mengajak mantan juara balap ketahanan Le Mans, Andy Wallace, sebagai penguji. Wallce adalah orang yang sama yang digandeng VW Group untuk mencatat rekor kecepatan 0-400-0 km/jam tahun lalu dengan Chiron asli. Di tempat yang sama pula, Wallace menggeber McLaren F1 hingga menembus kecepatan 390 km/jam dua dasawarsa lalu.
“Mengemudikan LEGO Chiron merupakan pengalaman hebat, yang saya sangat menikmatinya,” ujar Wallace. “Sejak bertahun-tahun lalu, saya tak pernah membayangkan suatu hari bisa benar-benar mengemudikan mobil LEGO!”
“Model seukuran model asli adalah yang pertama, dan dengan ini kami ingin menembus batas imajinasi kami,” tambah VP Lego, Lena Dixen.
“Para desainer teknis kami dan para insinyur dari pabrik Kladno di Republik Ceko, tempat di mana juga sebagai lokasi membangun sejumlah model impresif untuk LEGO Stores dan taman bermain LEGOLAND, telah mengerjakan tugas mengagumkan baik dalam merancang bentuk Chiron yang ikonik dan membuatnya bisa dikendarai. Ini merupakan contoh yang mempesona dari sistem membangun dari LEGO Technic dan potensi untuk menciptakan bentuk-bentuk kreatif,” katanya. [dp/TGH]

