Konvoi Truk Bertampang ‘Keren’ Hebohkan Kota Jogja


YOGYAKARTA (DP) – Iring-iringan puluhan truk berdimensi sedang berhasil menghebohkan masyarakat Yogyakarta, Jumat (7/9) pagi. Parade truk dari Komunitas Truk Cakep Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian acara Jogja Truck Festival (JTF) 2018, yang berlangsung mulai hari ini hingga Minggu (9/9).

Konvoi yang tak ‘lazim’ ini dilepas secara resmi oleh Noor Kholik, Ketua Dewan Juri; KRMT Indro Kimpling Suseno, Ketua Penyelenggara JTF; Heroe Purwadi, Wakil Walikota Yogyakarta; serta Kombes Pol Armaini, selaku Kapolresta Yogyakarta.

Konvoi dimulai dari Jalan Sisi Timur Kantor Balaikota TimohoRJl Kenari – Jl Gayam – Jl dr. Sutomo Jembatan Layang – Kridosono – Jl Abubakar Ali – Malioboro – Jl P Senopati – Gindomanan – Jokteng Wetan ke Timur – Tungkak – Jl Veteran – Gedong Kuning, dan finish di Jogja Expo Center (JEC).

Mengusung tema ‘Panorama Indonesia’, ajang JTF 2018 memang memamerkan kreasi modifikasi tampilan dari sekitar 200 truk yang datang dari 52 karoseri ternama di Tanah Air.

Baca juga:  Posko dan Bengkel Kawasaki Berikan Pelayanan Selama 24 Jam

Istimewanya lagi, JTF kali ini diklaim bakal menyuguhkan sesuatu yang berbeda dengan sebelumnya, dimana banyak diikuti oleh truk-truk berteknologi baru dan dilibatkannya seniman airbrush yang memoles tampilan truk-truk peserta.

Disisi lain, pemilihan tema merupakan bagian dari promosi sektor pariwisata, khususnya Yogyakarta, dan Indonesia pada umumnya. Beragam obyek wisata diharapkan menjadi obyek goresan seni lukis para seniman airbrush di badan atau bak truk peserta.

Ajang modifikasi ini, lanjut Indro, melombakan 13 kategori dan para peserta saling adu kreasi guna memperebutkann total hadiah Rp 140 juta. Indro mengklaim, sejak kran pendaftaran dibuka 25 Juli lalu, tercatat 140 truk telah mengajukan diri berpartisipasi.

“Para peserta datang dari berbagai komunitas truk di Indonesia, mulai dari area Jawa, Palembang, Lombok, Bali, Kalimantan Tengah, hingga Lampung,” ujar Indro di sela-sela pelepasan konvoi.

Adapun kategori yang dilombakan yaitu Exterior, Interior, serta Audio Performance. Sedangkan tema modifikasinya meliputi Standart, Extreme, Elegant dan Classic. Selain itu ada juga kontes Bix Modification, Theme Painting Art, Theme Cutting Sticker Art, Dump Truck Modification, serta Truck Lighting.

Baca juga:  Ratusan Pemilik Toyota Avanza Bakal Riuhkan Yogyakarta

“Acara ini sekaligus sebagai pertemuan akbar dan menjadi media untuk unjuk karya modifikasi truk mereka kepada publik,” tambah Indro.

Terkait modifikasi yang diusung tiap peserta, pihak panitia tidak membatasi konsepnya. Namun, modifikasi tersebut tetap ditekankan pada aspek fungsional sebagai kendaraan angkutan barang tetap terjaga.

Artinya, aspek keamanan, kenyamanan, selain faktor estetika atau seni yang digunakan sebagai dandanan tetap diutamakan.

“Aman dan nyaman bagi pengemudi serta ‘kenek’ maupun orang lain di jalan, menjadi aspek yang sangat ditekankan. Sehingga konsepnya bisa saja minimalis fungsional harian sampai ekstrim fungsional,” pungkas Indro. [dp/MTH]