BARITO KUALA (DP) – Kepedulian Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) pada lingkungan hidup kembali dibuktikan, dengan dilakukannya penanaman pohon Rambai di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (6/9) lalu.
Aksi penanaman ini guna melestarikan hutan untuk keberlangsungan hidup Bekantan, primata asli Pulau Borneo. Selain itu, YAHM juga mengadopsi Bekantan liar yang berhasil diselamatkan aktivis pecinta bekantan, baik yang terluka karena kebakaran hutan, perburuan liar, dan terluka karena mencari makan ke perkebunan warga sekitar.
Ketua YAHM I. Putu Astawa mengatakan kegiatan ini menjadi rangkaian program penghijauan dan pelestarian keanekaragaman hayati, yang selama ini dilakukan oleh YAHM di berbagai wilayah Indonesia.

“Penanaman pohon Rambai merupakan kelanjutan program penanaman di Pulau Bakut dan Pulau Curiak pada tahun lalu. Diharapkan pohon-pohon ini bisa berdampak positif terhadap kelestarian dan keseimbangan alam, khususnya untuk habitat bekantan,” ujar Putu, dalam siaran resminya, Jumat (7/9).
Bekantan yang diadopsi selanjutnya direhabilitasi sebelum dilepas kembali ke habitat aslinya. Kegiatan adopsi Bekantan ini bekerja sama dengan Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia.
Kontribusi YAHM pada penghijauan tidak hanya pada penanaman pohon saja. YAHM juga membina sekolah-sekolah Pertanian, Kehutanan, Pangan, dan Holtikulutura dalam program Sekolah Kultur Jaringan yang berjumlah 25 sekolah dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Didukung jaringan main dealer motor Honda, YAHM melakukan pembinaan pada sekolah-sekolah tersebut dengan memberikan bantuan peralatan laboratorium modern dan bahan-bahan untuk keperluan pembudidayaan tanaman.
YAHM juga memberikan modul ajar pembudidayaan tanaman, serta pendidikan pengelolaan laboratorium dan teknik kultur jaringan bagi guru dan siswa. Kultur jaringan sendiri merupakan metode pengisolasian bagian tanaman agar dapat memperbanyak diri menjadi tanaman lengkap.
Melalui program ini telah dikembangkan beberapa jenis pohon, antara lain akasia, sengon, gahru, jati, anggrek hitam, gramatophylum, anggrek papua, jeruk jepang, kantong semar, pucuk merah, pisang, buah naga, nilam, dan krisan. [dp/MTH]

