Ini Jawaban KTB Atas Kegundahan Pelaku Bisnis Pada Regulasi ODOL


JAKARTA (DP) – Kementerian Perhubungan resmi menerbitkan peraturan terkait regulasi kelebihan muatan dan dimensi atau Over Dimention Over Loading (ODOL) mulai Agustus lalu. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi dampak banyak terjadinya kecelakaan akibat truk kelebihan muatan.

Atas dasar inilah, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso di Indonesia, menggelar program sosialisasi dan edukasi terkait regulasi tersebut di kantor pusat KTB Pulomas Jakarta, 27 September lalu.

Sebanyak 39 pengusaha karoseri hadir untuk mendengarkan paparan serta solusi yang ditawarkan oleh KTB. Inilah bentuk dukungan KTB pada pemerintah dalam mensosialisasikan regulasi ini pada pelaku usaha serta masyarakat pada umumnya.

Direktur Sales & Marketing KTB, Duljatmono, mengatakan dengan adanya kebijakan Pemerintah Indonesia untuk regulasi ODOL ini pihaknya dan perusahan karoseri bisa sejalan dan sepenuhnya akan mendukung regulasi yang ditetapkan.

“Kami juga berharap upaya-upaya kami dapat mengubah kebiasaan konsumen yang seringkali meminta pada perusahaan karoseri untuk dibuatkan rancang bangun yang menyalahi aturan,” ujar Duljatmono, dalam siaran resminya, Senin (1/10).

Baca juga:  Mitsubishi Fighter Siap Antarkan Nilai Profesionalitas

Duljatmono juga menambahkan bahwa regulasi ini dapat memberikan dampak jangka pendek berupa kondisi ‘wait and see’ dari pelaku usaha, yang mempertimbangkan pembelian unit baru karena ingin melihat dampak regulasi terhadap area operasional bisnis mereka.

Namun, lanjut dia, dampak jangka panjangnya jauh lebih sustainable, yaitu berkurangnya kerugian pemerintah, berkurangnya resiko kecelakaan di jalan, serta Agen Pemegang Merk (APM) mendapat lebih banyak permintaan kendaraan yang sesuai dengan regulasi.

Meski pada prakteknya saat ini banyak konsumen membuat rancang bangun yang belum sesuai dengan regulasi, namun selama ini KTB selalu memberikan rekomendasi kapasitas muatan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Terkait hal tersebut, KTB memberikan solusi kepada para pengusaha karoseri sehingga kedepannya diharapkan dapat membuat rancang bangun yang sesuai aturan yang berlaku.

Untuk menjawab hal itu, Deputy Group Head of Product Strategy Group KTB, Bayu Aprizal, mengatakan bahwa saat ini KTB telah menyediakan beragam solusi bisnis bagi konsumen dengan ketersediaan unit yang dibutuhkan.

Baca juga:  Honda Bidik Pelajar Yang Jago Jualan di Medsos

Seperti varian FE 74 Long Wheel Base yang diluncurkan sejak tahun lalu dan merupakan varian Colt Diesel terpanjang di dunia, dan varian FE 84 HDL. Sedangkan di segmen medium duty truck ada varian Fuso FM 517 HL, FN 517 ML2, serta varian baru Fighter.

“Diharapkan varian-varian ini dapat menjadi rekomendasi alternatif bagi perusahaan karoseri dalam membuat rancang bangun yang sesuai aturan, namun tetap memiliki kapasitas muatan yang sesuai kebutuhan konsumen,” pungkas Bayu.

KTB juga berencana untuk membangun ‘FUSO Karoseri Community’ guna mempermudah koordinasi antara KTB, Dealer, dan Karoseri dalam waktu dekat ini. [dp/MTH]