Microsoft Bikin Aplikasi Grab Pintar Lacak Alamat Konsumen


KUALA LUMPUR (DP) – Meningkatnya permintaan akan layanan mobilitas dan mobil terhubung Internet, membuat raksasa software seperti Microsoft, untuk menanamkan teknologi pintar pada aplikasi yang digunakan.

Pada awal Oktober ini, Microsoft mengatakan pihaknya akan menanamkan teknologi pada kendaraan terhubung Internet lansiran Volkswagen via ekosistem digital baru bernama Volkswagen We, didukung oleh solusi awan (cloud) Azure.

Platform awan Azure yang sama akan dibenamkan pada bisnis Grab menyusul kemitraan baru antara Microsoft dengan perusahaan penyedia layanan taksi/ojek online asal Malaysia itu awal pekan ini.

Dalam kemitraan itu, Microsoft tak hanya berinvestasi uang, tetapi juga teknologi.

“Sebagai pemimpin teknologi global, investasi Microsoft pada Grab menegaskan posisi kami sebagai pemain teknologi terkemuka di kawasan ini,” kata Presiden Grab, Ming Maa, dalam pernyataan tertulisnya.

“Kami sudah tak sabar berkolaborasi dengan Microsoft untuk meningkatkan layanan transportasi on-demand (taksi online maupun offline) bagi para pengguna aplikasi kami,” imbuhnya.

Baca juga:  Custom Bike Competition 'Mendebut' di IIMS Makassar

Disebutkan, Microsoft akan bekerjasama dengan Grab pada beberapa proyek kunci. Contohnya, pengenalan wajah (facial recognition) akan diperkenalkan untuk menggantikan ID untuk pengemudi dan konsumen, yang memudahkan sistem menyesuaikan identitas dari kedua pihak dengan wajah saat dipakai untuk memesan.

Data seputar kebiasaan akan dianalisis oleh kecerdasan buatan (AI) buatan Microsoft, sehingga sistem dapat memberikan layanan dan rekomendasi konten yang sesuai.

Di antara fitur-fitur menarik yang dikembangkan oleh kedua pihak adalah kemampuan aplikasi Grab mentransformasikan foto lokasi konsumen, yang diabadikan melalui handphone, menjadi alamat aktual yang dikirimkan ke pengemudi. [dp/TGH]