JAKARTA (DP) – Salah satu skutik premium PT Astra Honda Motor (AHM) yakni PCX 150 berhasil memboyong gelar ‘Favorite Motorcycle by Survey’ pada Gridoto Award 2018. Selain difavoritkan masyarakat, PCX juga meraih penghargaan Scooter Automatic 150 cc terbaik.
Apresiasi masyarakat untuk Honda PCX ini melengkapi 10 penghargaan yang diperoleh AHM di ajang tersebut. Gridoto.com melakukan survei secara online sepanjang periode 10-25 September 2018, dan berhasil menjaring 1.098 responden dari seluruh wilayah di Indonesia.
Responden paling banyak berusia antara 26-35 tahun, diikuti usia responden 18-25 tahun. Sekitar 85% di antara responden berjenis kelamin pria dengan beragam kemampuan daya beli.
GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan PCX hadir di Indonesia pertama kali pada 2010 dengan mesin 125 CC, diikuti generasi kedua berkapasitas mesin 150 cc pada tahun 2012. Awal 2018 ini, AHM memutuskan untuk merakit di dalam negeri menyusul permintaan yang terus meningkat.
“Sejak diproduksi oleh anak bangsa, Honda PCX kian diminati pecinta skutik berteknologi tinggi ini. Permintaannya terus meningkat hingga kami harus kerja keras untuk memenuhinya,” ujar Muhibuddin.
Selain PCX, Honda Goldwing juga mendapatkan dua penghargaan, yaitu Big Bike terbaik dan The Most Viewed Video Motorcycle Category. Penghargaan lainnya yaitu sepeda motor Dual Purpose 150 cc terbaik untuk CRF150L, Scooter Automatic 110-150 cc Entry Level terbaik untuk Honda BeAT dan penghargaan Sport 250 cc serta Best Acceleration Motorcycle untuk CBR250RR.
Penghargaan spesial diberikan untuk bebek Honda Revo X yang dinobatkan sebagai sepeda motor dengan konsumsi bahan bakar terbaik. Salah satu artikel yang membahas tentang Honda BeAT dinobatkan sebagai The Most Read Article Motorcycle Category.
“Diharapkan penghargaan ini bisa menjadi panduan dan rujukan masyarakat untuk memilih produk dan teman aktivitas sehari-hari. Penghargaan ini kami persembahkan untuk konsumen setia Honda di manapun mereka berada,” pungkasnya.
Seluruh penghargaan kategori kendaraan roda dua dan roda empat telah melewati proses penjurian oleh tester berpengalaman. Jangka waktu review dilakukan selama satu tahun dengan mempertimbangkan beberapa aspek seperti desain, fitur, performa, kenyamanan, value for money, serta jumlah varian. [dp/MTH]

